Belum Terima Kompensasi Tahap II Rp900 Juta, Unja Sebut Tiga Kali Surati Pengelola Parkir

Belum Terima Kompensasi Tahap II Rp900 Juta, Unja Sebut Tiga Kali Surati Pengelola Parkir
Akbar Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Universitas Jambi. (Romi/Brito.id)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Polemik Parkir berbayar di Universitas Jambi (Unja) terus bergulir. Pihak Unja disebut-sebut belum menerima kontribusi tahap kedua dari pengelola O-parking sesuai kontrak kerjasama yang telah disepakati.

"Untuk tahap pertama sudah diterima sebesar Rp800 juta. Tapi untuk tahap kedua ini memang belum sampai sekarang," ungkap Akbar Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Universitas Jambi kepada BRITO.ID, Kamis, (11/7/19).

Untuk tahap kedua ini, beber Akbar pihak pengelola O-parking harus menyetorkan kontribusi sebesar Rp900 juta sesuai kontrak kerjasama yang sudah disepakati. Akbar menegaskan pihaknya sudah tiga kali melayangkan surat ke manajemen PT Lima Anak Bangsa yang mengelola O-parking mempertanyakan hal ini.

"Sudah tiga kali kita dilayangkan surat itu ke Manajemen. Mengapa belum dibayar ya memang belum ada penjelasan silahkan konfirmasi langsung ke manajemennya," kata Akbar.

Terkait hal ini, pengelola O-parking membenarkan telah tiga kali menerima surat dari Unja.

Ary Priadi Sit Manager O-parking dikonfirmasi bilang sesuai kontrak kerjasama pihaknya membayar kontribusi sebanyak Rp5 milliar selama lima tahun mengelola parkir berbayar di Unja tersebut.

"Benar sudah disurati oleh Unja. Untuk tahap pertama sudah kami bayarkan namun untuk tahap kedua ini memang belum dan masih menunggu keputusan dari direksi pusat di Jakarta," cetus Ary.

Menurut dia, pihaknya bukan tidak menanggapi surat yang dilayangkan oleh Unja. Namun terjadi kesalahpahaman akibat perbuatan oknum pegawai di O-parking.

"Pihak Unja tidak salah. Jadi surat itu dititipkan namun tertahan sama satu orang pegawai kita. Begitu diserahkan tiga hari berikutnya sekitar tanggal 4 Juli lalu datang lagi surat ketiga. Setelahnya kita langsung melapor ke kantor pusat," paparnya.

"Saat ini memang lagi dalam proses dan insya Allah semua kewajiban kita akan kita penuhi," timpalnya. (RED)

Kontributor : Romi R