Pemkab Muarojambi Benarkan Pengelola Parkir Unja Tak Setor Pajak Daerah

Pemkab Muarojambi Benarkan Pengelola Parkir Unja Tak Setor Pajak Daerah
Zuhri, Kabid Pajak II, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Muarojambi. (Romi/brito.id)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Parkir komersial di Universitas Jambi Mendalo sudah berjalan lebih dari setahun. PT OLB selaku pengelola O-parking tak kunjung membayar kewajiban pajak parkir ke Pemkab Muarojambi.

"Sampai saat ini belum pernah melaksanakan kewajiban mereka membayar pajak parkir," ungkap Zuhri, Kabid Pajak II, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Muarojambi Rabu (10/7/19).

Zuhri mengatakan, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk meminta pengelola O-Parking melaksanakan kewajibannya terhadap daerah. Mulau dari sosialisasi hingga melayangkan surat kepada mereka.

"Kami sudah berupaya baik melalui sosialisasi hingga melayangkan surat ke mereka. Bahkan mereka sudah dua kali kami surati, terakhir tanggal 2 Juli kemarin," cetus Zuhri.

Pada surat kedua yang mereka layangkan, pihak BPPRD meminta dengan tegas agar pihak pengelola bisa melaksanakan kewajiban mereka.

"Namun pihak pengelola melalui manajernya yang di sini bilang tidak bisa memutuskan karena menunggu keputusan dari manajemen pusat," paparnya.

BPPRD tentu sangat menyayangkan kejadian ini. Jika ini terus berlanjut maka berkemungkinan Pemkab Muarojambi akan menurunkan tim kepatuhan ke sana.

"Apabila tidak dilaksanakan (membayar kewajiban pajak daerah) akan diturunkan tim Kepatuhan yang terdiri dari beberapa instansi terkait. Namun ini tentu atas seizin Bupati," paparnya.

Diterangkan Zuhri, sesuai Perda No. 18 Tahun 2016, setiap usaha parkir yang bersifat komersil yang usahanya dilakukan di luar badan jalan dan bukan dalam koridor pendidikan akan dikenakan pajak parkir. Pajak parkir ini sendiri bersifat Self Assesment (Perhitungan Sendiri) yang setorannya sebesar 30 persen. (RED)

Kontributor : Romi R