Salah Gunakan Izin, Panti Pijat dan Refleksi di Jambi Bakal Ditutup Paksa

Salah Gunakan Izin, Panti Pijat dan Refleksi di Jambi Bakal Ditutup Paksa
Kabid Penegak Peraturan Daerah (PPD) Satpol PP, Said Faisal. Dewi/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi dalam waktu dekat akan segera melakukan penertiban terhadap panti-panti pijat dan refleksi yang menyalah gunakan izin.

 

Hal ini dikarenakan Satpol PP Kota Jambi banyak menerima laporan dari masyarakat adanya pelanggaran perizinan panti pijat dan refleksi ini.

 

Kabid Penegak Peraturan Daerah (PPD) Satpol PP, Said Faisal, menjelaskan laporan masyarakat memang benar, ada dugaan izin yang dimiliki pemilik usaha panti pijat disalahgunakan. Sebagai penegak Perda, Satpol PP segera mengevaluasi kembali.

 

“Nanti akan kita libatkan instansi lain terutama DPMPTSP Kota Jambi, dan lainnya,” ujarnya Rabu (3/7)

 

Menurut Said, pihaknya bersama instansi lain akan cek izin yang dimiliki sesuai dengan faktanya di lapangan.

 

Selain itu jika saat dilakukan razia masih ditemukannya pelanggaran dan telah menyalahi aturan yang ditetapkan, misalnya tempatnnya yang tertutup, adanya kecurigaan menjurus hal negative maka Satpol PP sangat tegas.

 

“Kota Jambi sudah punya Perda Nomor 2 tahun 2014, itu yang akan kita tegakkan. Kita akan bekerja sama dengan DPMPTSP terkait izinnya. Dimana izin yang mereka kantongi ini disalahgunakan. Kalau izinnya salah, kita beri peringatan,  Jika tidak diindahkan akan kita segel.  Selain itu pihaknya juga akan menyusuri tempat lain.Hal ini untuk menjaga Kota Jambi agar tetap kondusif.

 

“Intinya operasi pekat akan kita lakukan dalam waktu dekat. Kami juga akan kerjsana dengan inastansi lain,” katanya.

 

“Kami saat ini masih fokus untuk penertiban di Talang Banjar, Insya Allah dalam waktu dekat kita akan tertibkan yang nakal-nakal ini,” pungkasnya. (RED)

 

Reporter : Dewi Anita