Dari Jambi untuk Indonesia, Diniyyah Al-Azhar Ajak Santri Lanjutkan Perjuangan Para Pahlawan
BRITO.ID, BERITA JAMBI – Momentum Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi kesempatan bagi keluarga besar Diniyyah Al-Azhar untuk mengajak seluruh santri dan siswa di Jambi maupun di berbagai daerah di Indonesia memaknai kemerdekaan dengan semangat belajar, berakhlak mulia, berkarya dan memberikan manfaat bagi bangsa.
Pesan tersebut tercermin dari tiga pimpinan Diniyyah Al-Azhar yang memberikan ucapan dan refleksi kemerdekaan, yakni Umi. Dra. Hj. Rosmaini MS., M.Pd.I, pendiri sekaligus Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Diniyyah Al-Azhar (DIAZ) Jambi; Ust. H. Moch. Hafizh El Yusufi, S.Pd.I., M.M, Direktur Pendidikan; serta Ust. KH. M. Zulfadhli El-Yusufi, Lc., M.Pd, Pimpinan Pondok Pesantren Diniyyah Al-Azhar Muara Bungo.
Ketiganya membawa pesan bahwa kemerdekaan tidak cukup hanya diperingati secara seremonial. Bagi generasi muda, khususnya para santri dan siswa, kemerdekaan harus diwujudkan melalui pendidikan yang berkualitas, penguatan karakter, akhlak, kedisiplinan serta kontribusi nyata bagi masyarakat dan negara.

Umi. Dra. Hj. Rosmaini MS., M.Pd.I mengajak generasi muda untuk memaknai kemerdekaan sebagai kesempatan membangun masa depan bangsa melalui pendidikan. Semangat kemerdekaan harus berjalan seiring dengan pembentukan generasi yang memiliki ilmu pengetahuan sekaligus karakter dan akhlak yang kuat.

Sementara itu, Ust. H. Moch. Hafizh El Yusufi, S.Pd.I., M.M sebagai Direktur Pendidikan Diniyyah Al-Azhar menempatkan pendidikan sebagai salah satu fondasi penting dalam mengisi kemerdekaan. Santri dan siswa didorong tidak hanya menjadi generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki semangat kebangsaan, tanggung jawab sosial dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan.

Sedangkan Ust. KH. M. Zulfadhli El-Yusufi, Lc., M.Pd selaku Pimpinan Pondok Pesantren Diniyyah Al-Azhar Muara Bungo menekankan pentingnya mengisi kemerdekaan dengan persatuan, ilmu dan akhlak mulia. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi penerus bangsa memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan sekaligus membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.
Bagi para santri Diniyyah Al-Azhar di Jambi dan seluruh Indonesia, kemerdekaan merupakan warisan perjuangan para pendahulu yang harus dijaga dan dilanjutkan melalui cara-cara yang relevan dengan zaman.
Jika dahulu para pahlawan berjuang mempertahankan kemerdekaan dengan pengorbanan dan keberanian, maka generasi hari ini dapat meneruskan perjuangan tersebut melalui pendidikan, prestasi, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, penguatan iman serta akhlak, dan pengabdian kepada masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan pesan yang ditampilkan dalam peringatan HUT ke-81 RI di lingkungan Diniyyah Al-Azhar: “Merdeka dalam Ilmu, Berdaulat dalam Akhlak, Menuju Indonesia Maju.”
Dengan demikian, peringatan kemerdekaan bukan sekadar mengenang perjalanan sejarah bangsa, tetapi menjadi momentum untuk membangun kesadaran para santri bahwa mereka adalah bagian dari generasi yang akan menentukan wajah Indonesia di masa mendatang.
Diniyyah Al-Azhar berkomitmen menjadikan pendidikan sebagai jalan untuk melahirkan generasi berilmu, berakhlak, berkarakter dan memiliki semangat kebangsaan, sehingga para santri tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga dan lembaga pendidikan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan Jambi dan Indonesia.
(Ari Widodo)

Ari W