Ini Putusan DKPP Terhadap Bawaslu Provinsi Jambi, Kabupaten Merangin dan Muarojambi

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) akhirnya memutuskan nomor perkara 59-PKE-DKPP/II/2021, dengan teradu Bawaslu Provinsi Jambi, Bawaslu Merangin dan Bawaslu Muarojambi.

Ini Putusan DKPP Terhadap Bawaslu Provinsi Jambi, Kabupaten Merangin dan Muarojambi
Sidang yang Dilaksanakan DKPP (ist)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) akhirnya memutuskan nomor perkara 59-PKE-DKPP/II/2021, dengan teradu Bawaslu Provinsi Jambi, Bawaslu Merangin dan Bawaslu Muarojambi.

Dalam sidang yang dipimpin, Dr H Alfitra Salam tersebut memutuskan menolak seluruh laporan pelapor dan merehabilitasi seluruh nama Anggoita Bawaslu Provinsi Jambi, Bawaslu Kabupaten Merangin dan Bawaslu Kabupaten Muarojambi.

"Merehabilitasi nama baik teradu satu Alber Trisman selaku Ketua merangkap Anggota Bawaslu Merangin, teradu dua Salman, teradu tiga Abdur Rohim, teradu empat Zamharil dan teradu lima Markus, masing-masing sebagai anggota Bawaslu Merangin, sejak putusan ini dibacakan," ungkap pimpinan sidang Alfitra Salam.

"Kemudian merehabilitasi nama baik teradu tujuh, M Yusuf Ketua merangkap anggota Bawaslu Muarojambi, teradu enam Yasril dan teradu delapan M Havis sebagai Anggota Bawaslu Muarojambi sejak putusan ini dibacakan," tambahnya.

"Kemudian memutuskan untuk merehabilitasi nama baik teradu sembilan Asnawi selaku Ketua merangkap Anggota Bawaslu Provinsi Jambi, teradu sepuluh Wein Arifin, teradu sebelas Fahrul Rozi, teradu dua belas Rofiqoh Febrianti dan teradu tiga belas Afrizal, sejak putusan ini dibacakan," sambungnya.

Dengan dibacakannya keputusan ini, maka DKPP memerintahkan kepada Bawaslu Provinsi Jambi untuk melaksanakan putusan paling lama tujuh hari sejak putusan dibacakan.

Untuk diketahui, Bawaslu Provinsi Jambi, Bawaslu Merangin dan Bawaslu Muarojambi dilaporkan ke DKPP akibat penanganan perkara Pilgub Jambi, di mana saat itu pengadu menuding Bawaslu tidak menjalankan amanah, dan memproses laporan dengan baik, seperti dugaan keterlibatan ASN di Kabupaten Merangin, dan mobilisasi yang dilakukan Kepala Desa di Muarojambi, untuk memenangkan Pasangan Calon Nomor Urut 3, Al Haris- Abdullah Sani.

Penulis: Rhizki Okfiandi