Listrik Sering Mati, Masyarakat 3 Kecamatan Ini Ngadu ke Bupati Masnah

Masyarakat di Bahar Group yang meliputi Kecamatan Sungaibahar, Bahar Utara dan Bahar Selatan mengeluh soal kondisi listrik di sana. Listrik di sana sudah belasan tahun byar pet.

Listrik Sering Mati, Masyarakat 3 Kecamatan Ini Ngadu ke Bupati Masnah
Bupati Masnah Saat Bersama Masyarakat 3 Kecamatan di Bahar (ist)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Masyarakat di Bahar Group yang meliputi  Kecamatan Sungaibahar, Bahar Utara dan Bahar Selatan mengeluh soal kondisi listrik di sana. Listrik di  sana sudah belasan tahun byar pet. 

Keluhan akan aliran Listrik PLN yang kerap mati dan mengganggu aktivitas masyarakat sedikit menemui titik terang, dimana akan diambil langkah nyata dalam pengoptimalan aliran Listrik tersebut.

Langkah nyata ini didapat setelah Bupati Muaro Jambi Hj Masnah Busro SE memanggil pihak PLN Jambi untuk melakukan Rembuk dengan Masyarakat Bahar Group dan anggota DPRD Muaro Jambi pada Selasa (7/6) yang bertempat di Rumah Dinas Bupati Muaro Jambi.

Dalam audiensi ini, Bupati Masnah secara tegas meminta pihak PLN untuk mencarikan solusi atas keluhan masyarakat yang telah terjadi belasan tahun lamanya ini, Bupati meminta PLN segera menyikapi masalah ini untuk kepentingan masyarakat Muarojambi.

Bupati juga siap membantu sepenuhnya seluruh Upaya untuk memberikan kenyamanan kepada Masyarakat Bahar Group dengan aliran Listrik yang tidak normal ini.

"Masyarakat Bahar jadi korban ketidak normalan Listrik ini, dimana hampir setiap tahun harus mengganti elektronik karena rusak akibat listrik yang kerap hidup mati, jadi tolong PLN carikan solusi atas permasalahan ini, ini adalah hajat hidup orang banyak jangan dibiarkan berlarut-larut,"tegas Bupati.

Sementara itu, PLN Jambi yang diwakili oleh Manager Perencanaan, Yudi menyebutkan bahwa atas permasalahan Listrik Bahar Group ada 2 solusi yang akan dijalankan, dimana solusi Pertama jangka pendek adalah pembersihan jalur kabel yang selama ini terganggu dengan tanaman dan hewan.

"Solusi jangka panjang adalah merubah aliran Listrik kalau selama ini bersumber dari GI Tembesi, maka kedepan akan dialihkan dengan memperpendek arus dengan menggunakan GI Bertam yang ini membutuhkan waktu dan biaya yang cukup besar senilai 26 M, akan kami Ajukan solusi ini ke PLN Pusat,"jawab Yudi.

Menanggapi hal itu, Bupati Masnah langsung memerintahkan Kadis Perkim untuk turun tangan membantu melakukan pembersihan jalur yang dilintasi Kabel PLN agar masalah dapat sedikit tertasi.

"Pak Kadis Perkim tolong buat anggaran Pembelian gergaji mesin untuk membantu pembersihan tanaman, anggarkan Pembelian mobil untuk perawatan listrik dan buat Kantor UPTD di Bahar Khusus untuk perawatan Listrik tempatkan petugas khusus di kantor tersebut,"ujar Bupati.

Untuk jangka Panjang, Bupati Masnah mengatakan dirinya akan membuat surat Rekomendasi kepada PLN Pusat agar membantu masyarakat Bahar menyelesaikan masalah ini, baik dengan penggantian Kabel, memperpendek arus ke GI Bertam bahkan jika memungkinkan membangun Gardu Induk (GI) khusus untuk wilayah Bahar Group.

Menanggapi Respon Positif Bupati Masnah ini, Masyarakat dan Dewan langsung bertepuk tangan dan berterima kasih kepada Bupati Masnah yang telah memberikan solusi yang sangat baik tersebut.

"Terimakasih Ibu Bupati, semoga perhatian dan solusi yang ibu berikan dapat dijalankan dengan baik dalam realisasinya dan masyarakat Bahar tak lagi bermasalah dengan hidup matinya listrik dan masyarakat menjadi tenang dan nyaman,"ujar Anggota DPRD Muarojambi Komisi III Robinson Sirait.

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi