Merdeka Stunting 2026: Jambi Jadi Salah Satu dari 36 Titik Nasional, RSIA Moelia Bungo Turut Ambil Bagian
BRITO.ID, BERITA BUNGO – Provinsi Jambi menjadi salah satu dari 36 titik pelaksanaan kegiatan Merdeka Stunting 2026 yang digelar secara serentak di berbagai wilayah Indonesia dalam rangka memperingati Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.
Di Provinsi Jambi, RSIA Moelia Kabupaten Bungo menjadi salah satu titik pelaksanaan kegiatan tersebut. Keterlibatan RSIA Moelia menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat screening dan deteksi dini terhadap kasus potensial stunting sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan ibu dan anak.
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi RSIA Moelia, dr. H. Edwin Darmawansyah, Sp.OG, Subsp. OBGINSOS, MARS, CMC, mengatakan bahwa RSIA Moelia di Jambi merupakan satu dari 36 titik di Indonesia yang berpartisipasi dalam kegiatan Merdeka Stunting 2026.
“Jambi satu dari 36 titik di Indonesia. RSIA Moelia di Kabupaten Bungo menjadi salah satu titik di Provinsi Jambi dalam kegiatan serentak di seluruh Indonesia,” ujar dr. Edwin.
Kegiatan Merdeka Stunting 2026 di Provinsi Jambi dilaksanakan secara serentak pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk melakukan screening dan deteksi dini terhadap potensi stunting, sekaligus mengedukasi masyarakat bahwa pencegahan stunting harus dilakukan sejak sebelum anak lahir.
Menurut dr. Edwin, perhatian terhadap pencegahan stunting idealnya sudah dimulai sejak masa kehamilan. Kesehatan ibu, kesiapan keluarga, proses persalinan, masa nifas hingga 1.000 hari pertama kehidupan anak merupakan rangkaian yang saling berkaitan dan tidak boleh diabaikan.
“Dari sejak awal ibu hamil, semua aspek mulai dari ibu dan keluarga menjadi penting. Penting untuk tahu, penting untuk mengerti dan penting untuk siaga dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masa kehamilan, persalinan dan nifas serta masa awal 1.000 hari pertama kehidupan anak,” jelasnya.
Ia menambahkan, tidak ada satu pun tahapan yang boleh terabaikan karena setiap fase memiliki kontribusi terhadap tumbuh kembang anak dan kualitas generasi bangsa.
“Tidak ada tahapan yang terabaikan karena semua tahapan itu sangatlah berperan dalam memberikan kontribusi generasi bangsa yang terbaik. Baik kehamilan, persalinan terbaik dan tumbuh kembang yang terjaga,” katanya.
Gerakan ini juga sejalan dengan perhatian Perhimpunan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) melalui gerakan Selamatkan Perempuan Indonesia (SPRIN). Upaya tersebut menempatkan kesehatan perempuan dan anak sebagai bagian penting dalam membangun generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas.
RSIA Moelia yang berada di Kabupaten Bungo, lanjut dr. Edwin, terus berkomitmen mengambil peran dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, khususnya di wilayah Jambi bagian barat.
“RSIA Moelia yang ada di Kabupaten Bungo menjadi RS pilar utama dalam upaya penuh dengan berkontribusi selalu memberikan pelayanan terbaik dengan motto ‘RSIA Memuliakan Ibu Mulia’,” ujarnya.

Ia mengatakan, seorang ibu memiliki posisi yang sangat penting dalam perjalanan lahirnya generasi penerus. Karena itu, pelayanan terhadap ibu harus diberikan secara menyeluruh, mulai dari kehamilan, persalinan, masa nifas hingga pemantauan tumbuh kembang anak.
RSIA Moelia juga terus melakukan pengembangan sarana dan prasarana pelayanan untuk memberikan dukungan kesehatan yang optimal bagi ibu dan anak.
“Terus membangun dan memperbaiki sarana dan prasarana pelayanan untuk Ibu Mulia dan generasi terbaik untuk bangsa dengan tuntunan care, cure & hospitality,” ungkap dr. Edwin.
Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan tindakan medis, tetapi juga bagaimana pasien dan keluarga mendapatkan pelayanan yang penuh kepedulian, kenyamanan dan kesantunan.
“Handal dan konsisten dalam memberikan tindakan terapeutik dan perawatan yang berjiwakan kepedulian dalam kesantunan dalam setiap pelayanan,” tambahnya.
Keterlibatan RSIA Moelia sebagai salah satu titik kegiatan Merdeka Stunting 2026 di Jambi diharapkan semakin memperkuat kesadaran masyarakat bahwa pencegahan stunting bukan hanya persoalan ketika anak sudah lahir, tetapi merupakan proses panjang yang dimulai sejak persiapan kehamilan.
Momentum Dirgahayu RI ke-81 ini pun menjadi pengingat bahwa kemerdekaan harus diisi dengan membangun sumber daya manusia yang sehat, kuat dan berkualitas. Salah satunya melalui perlindungan kesehatan ibu dan anak serta pencegahan stunting sejak dini.
(Ari Widodo)

Ari W