Viral Motor Hadiah Panglima TNI Ditarik Debt Collector, TNI AD: Masih Ditelusuri

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) angkat bicara terkait video penarikan motor oleh debt collector alias mata elang yang menjadi viral di media sosial (medsos).

Viral Motor Hadiah Panglima TNI Ditarik Debt Collector, TNI AD: Masih Ditelusuri
Istimewa. (Istimewa)

BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) angkat bicara terkait video penarikan motor oleh debt collector alias mata elang yang menjadi viral di media sosial (medsos).

Dalam video tersebut, seorang pria berkaos merah dengan masker tergantung di bagian dagunya tidak menerima ketika motornya hendak ditarik.

Pria tersebut lantas mengaku motor yang dikendarainya merupakan hadiah daripada Panglima TNI. Tak hanya itu, dia pun mengaku sebagai anggota TNI Angkatan Darat (AD).

Kepala Bidang Penerangan Umum (Kabidpenum) Puspen TNI Kolonel Sus Aidil mengaku telah mendapatkan video tersebut. Saat ini, pihak Markas Besar (Mabes) TNI sedang melakukan penelurusan terkait kebenaran video.

"Iya saya juga dapat. Tetapi itu masih ditelusuri kebenarannya," ujar Aidil saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Jumat (23/10/2020)

Lebih lanjut Aidil menuturkan, penelurusan dilakukan guna mengetahui siapa yang memberikan motor tersebut. Menurutnya, bilamana benar diberikan Panglima TNI, maka dipastikan bukan oleh Panglima TNI yang sekarang, yakni Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

"Kalau dilihat videonya, motornya berarti lima tahun yang lalu, karena dia baru urus ganti Plat dan bawa STNK serta bawa BPKB juga. Kalau benar dari Panglima, pasti Panglima sebelum Pak Hadi," ucapnya.

Sekadar diketahui, dalam video tersebut pria itu berbicara dengan nada tinggi dan sedikit memarahi empat debt collector tersebut karena merasa harga dirinya direndahkan. Atas kejadian itu, keempat pria debt collector itu pun langsung meminta maaf.

"Saya dari Angkatan Darat, buka dulu helm kalian. Kalian ini ngapaian berhentikan saya di pinggir jalan, kalian dari mana. Seakan-akan saya punya tunggakan. Kalian turunin harga diri saya disini,” katanya.

Tak cukup terima dengan permintaan maaf, pria bebadan tegap itu langsung menghukum keempatnya dengan push-up sebanyak 30 kali. Dirinya kembali menegaskan tidak terima karena telah dipermalukan di depan umum. “Saya tidak mau tau, kalian turunin harga diri saya, push-up 30," tegasnya.

Sumber: Okezone
Editor: Ari