Dinilai 'Mandul', Tokoh Muda Minang Kritik Keras Lambannya DPD IKM Bungo Respons Instruksi Pusat

Dinilai 'Mandul', Tokoh Muda Minang Kritik Keras Lambannya DPD IKM Bungo Respons Instruksi Pusat
Adhe G

BRITO.ID, BERITA BUNGO – Kinerja Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Keluarga Minang (DPD IKM) Kabupaten Bungo kini tengah mendapat sorotan tajam dari internal warga pantaun (perantau) Minang sendiri. Lambannya respons pengurus daerah terhadap berbagai instruksi strategis dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IKM Pusat memicu riak kekecewaan, terutama di kalangan generasi muda.

Kritik pedas salah satunya datang dari Ade G Putra , salah seorang tokoh muda Minang yang aktif mengamati dinamika organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan di Kabupaten Bungo. Ia menilai DPD IKM Bungo saat ini terkesan "mandul" dan kehilangan taji dalam menjalankan roda organisasi.

"Kami melihat ada stagnasi yang mengkhawatirkan. Instruksi dari DPP IKM Pusat itu jelas memiliki arah dan tujuan yang strategis demi kemaslahatan warga perantau Minang di daerah. Namun sayang, di Bungo instruksi tersebut seperti masuk ke ruang hampa. Tidak ada tindak lanjut yang konkret," ujar Ade kepada awak media, Rabu/20 juni ,2026

Kehilangan Semangat Progresif

Menurutnya, IKM seharusnya menjadi wadah yang dinamis, responsif, dan mampu menyatukan potensi besar warga Minang di Bungo, baik di sektor ekonomi, sosial, maupun budaya. Sikap pasif yang ditunjukkan oleh jajaran pengurus DPD IKM Bungo saat ini dinilai merugikan marwah organisasi.

Ia menambahkan, sebagai organisasi paguyuban terbesar, IKM Bungo tidak boleh sekadar papan nama atau hanya aktif saat momentum seremonial belaka.

Koordinasi Sekretaris DPD IKM BUNGO dengan pengurus inti dinilai tidak berjalan optimal

 Beberapa poin instruksi dari DPP, mulai dari pendataan anggota hingga program kerja strategis, belum memperlihatkan progres nyata di lapangan.

Kurangnya kelibatan tokoh-tokoh Minang dan urang sumando serta Bundo Kanduang dalam menggerakkan roda organisasi.

Desakan Restrukturisasi dan Evaluasi

Menyikapi kondisi ini, Ade ,mendesak agar Ketua dan jajaran pengurus DPD IKM Bungo segera melakukan evaluasi total. Jika tidak mampu mengimbangi ritme kerja dan instruksi dari pusat, ia menyarankan agar dilakukan penyegaran struktur organisasi ,Terutama di posisi Sekretaris Sebagai Penggerak motor sebuah organisasi .

"Dunia sudah bergerak cepat, organisasi dituntut untuk adaptif dan progresif. Kalau pengurus yang ada saat ini sudah tidak punya waktu atau energi untuk mengurus organisasi, lebih baik legawa. Berikan kesempatan kepada yang siap mengabdi," tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak media masih berusaha menghubungi Ketua atau Sekretaris DPD IKM Kabupaten Bungo untuk mendapatkan klarifikasi dan tanggapan resmi terkait kritik tersebut. (Tim)