Heboh! Bupati Jember Nyanyi Ria di Pernikahan Tanpa Masker, Begini Pembelaan Satgas COVID-19

Bupati Jember Hendy Siswanto dan istrinya, Kasih Fajarini, viral bernyanyi dan berjoget dalam sebuah pesta pernikahan tanpa mengenakan masker. Begini pembelaan Satgas COVID-19 Jember terhadap kegiatan Bupati ini. "Sudah ada pemberitahuan sebelumnya, sehingga Satgas COVID-19 memberikan asesmen sesuai ketentuan Inmendagri nomor 47 tahun 2021," ujar Sekretaris Satgas COVID-19 Sigit Akbari saat dikonfirmasi, Kamis (21/10/2021).

Heboh! Bupati Jember Nyanyi Ria di Pernikahan Tanpa Masker, Begini Pembelaan Satgas COVID-19
Viral Bupati Jember bernyanyi dan berjoget tanpa masker (Foto: Tangkapan layar)

BRITO.ID, BERITA VIRAL - Bupati Jember Hendy Siswanto dan istrinya, Kasih Fajarini, viral bernyanyi dan berjoget dalam sebuah pesta pernikahan tanpa mengenakan masker. Begini pembelaan Satgas COVID-19 Jember terhadap kegiatan Bupati ini.

"Sudah ada pemberitahuan sebelumnya, sehingga Satgas COVID-19 memberikan asesmen sesuai ketentuan Inmendagri nomor 47 tahun 2021," ujar Sekretaris Satgas COVID-19 Sigit Akbari saat dikonfirmasi, Kamis (21/10/2021).

Sigit mengatakan Satgas COVID-19 memberikan asesmen bahwa sesuai ketentuan Inmendagri ada perubahan indikator dan pembatasan. Bahwa Jember masuk di level 3 berdasarkan capaian vaksinasi, bukan lagi per RT/RW yang terkonfirmasi COVID. Untuk acara resepsi mantu (pernikahan) diperbolehkan.

Sigit yang juga menjabat sebagai Sekretaris Satgas COVID-19 Jember itu menambahkan pihaknya juga sudah memberikan saran kepada pihak penyelenggara pernikahan agar melaksanakan kegiatan dengan protokol kesehatan (prokes) ketat.

"Untuk (tamu) undangan disarankan dibagi 3 sesi jam yang berbeda, kemudian untuk makan langsung dibawa pulang (take away) sehingga tidak menimbulkan kerumunan," kata Sigit.

Terkait video Bupati Jember bernyanyi dan berjoget bersama istri, Sigit membenarkannya. Acara tersebut digelar pada Minggu (17/10) di Hall New Sari Utama, di Jalan Hayam Wuruk, Kecamatan Kaliwates. Sigit menjelaskan bahwa acara tersebut adalah kegiatan internal keluarga. Dan yang ada di video itu adalah kegiatan di sela acara pernikahan.

"Terkait informasi kegiatan bapak bupati yang bernyanyi, dilaksanakan setelah semua tamu selesai. Jadi itu (bernyanyi dan berjoget) acara keluarga yang dilaksanakan tidak dalam banyak tamu. Saya kira itu, dan memang pantauan kami sudah sesuai ketentuan yang ada," jelasnya.

Menurut Sigit, terkait kegiatan masyarakat terlebih soal pernikahan, harus tetap menaati protokol kesehatan (prokes).

"Jikalau ada kegiatan apapun, harus dilakukan pembatasan, kemudian adanya pemakaian masker dan hand sanitizer (juga) harus dilakukan," tandas Sigit.


Sumber detikcom
Editor Ari