Selamat Jalan Dr Andhika, Dokter Spesialis Paru di Medan Meninggal Dunia Terpapar Corona

Dokter yang terpapar dan meninggal karena virus corona kembali bertambah. Dokter Andhika Kesuma Putra Sitepu, Sp.P (K) meninggal di RS Columbia Asia Medan, akibat terjangkit virus corona, Sabtu (1/8).

Selamat Jalan Dr Andhika, Dokter Spesialis Paru di Medan Meninggal Dunia Terpapar Corona
Dokter Andhika (ist)

BRITO.ID, BERITA MEDAN - Dokter yang terpapar dan meninggal karena virus corona kembali bertambah. Dokter Andhika Kesuma Putra Sitepu, Sp.P (K) meninggal di RS Columbia Asia Medan, akibat terjangkit virus corona, Sabtu (1/8).

Kabar meninggalnya dokter Andhika ini dibenarkan oleh Kadis Kesehatan Sumut dr. Alwi Mujahit. "Iya benar," kata Alwi kepada wartawan.

Alwi mengatakan, Dokter Andhika Kesuma Putra Sitepu salah satu dokter yang menjadi garda terdepan dalam penanganan pasien COVID-19.

"Ada tiga dokter yang terlibat langsung penanganan COVID-19 yang meninggal. dr Andhika Kesuma salah satunya," kata dia.

Dokter Andhika Salah Satu Generasi Emas Spesialis Paru di Sumut

Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Medan dr. Wijaya Juwarna Sp-THT-KL mengatakan dr. Andhika termasuk generasi emasnya dokter spesialis paru di Sumut.

"Adik saya itu, junior kita itu, juga aktivis di kampus. Sudah konsultan di usia yang muda, dia juga menangani pasien COVID-19 langsung di RS Columbia Asia Medan, sempat juga di RS GL Tobing bergabung di Gugus Tugas, jadi hari-harinya memang merawat pasien COVID-19," kata Wijaya.

Dokter Andhika sempat dirawat kurang lebih selama dua pekan. Wijaua berharap, segala amal ibadah para dokter yang meninggal diterima Allah SWT.

Lebih lanjut, Wijaya juga berharap pemerintah menetapkan maksimal 30 persen dari total RS di setiap kabupaten/kota yang melayani khusus COVID-19. 

"Sehingga 70 persen lagi bisa menangani pasien non-COVID-19, untuk memperkecil risiko paparan dan penularan," ujar Wijaya.

"Sehingga 30 persen RS bisa diatur rotasi SDM Nakes yang menangani pasien dengan COVID-19," lanjut Wijaya.

Total hingga saat ini, ada 5 dokter di Medan yang meninggal karena corona.

Sumber: Kumparan
Editor: Ari