Waspada! Tiga Penderita DBD di Kelurahan Pijoan, Dinkes Muarojambi Lakukan Fogging

Waspada! Tiga Penderita DBD di Kelurahan Pijoan, Dinkes Muarojambi Lakukan Fogging
Dinkes Muarojambi Lakukan Fogging. (Romi/brito.id)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Tiga Warga Kelurahan Pijoan Kecamatan Jambi Luar Kota, Muarojambi positif terkena Demam Berdarah Dengue (DBD). Dinas Kesehatan pun langsung terjun ke sana melakukan fogging atau pengasapan.

"Iya, tadi pagi kita lakukan fogging di kelurahan Pijoan. Ada tiga penderita DBD di sana," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Muarojambi, Apippuddin kepada BRITO.ID, Rabu (11/12/19).

Dikatakan Apip, tindakan fogging atau pengasapan yang dilakukan di sana dilakukan untuk membasmi nyamuk Aedes Aeghepty dewasa. Nyamuk ini dibasmi agar tidak lagi menularkan DBD. 
Pengasapan yang dilakukan di Kelurahan Pijoan hanya bersifat fokus tidak total. Pengasapan hanya dilakukan di wilayah tempat tinggal penderita DBD dengan radius kurang lebih 100 meter. 

"Bukan pengasapan total, kalau total itu kan seluruh rumah yang ada di sana difogging," ujarnya. 

Bidan Puskesmas Pijoan, Tina, yang ikut serta mendampingi petugas Dinkes Muarojambi melakukan fogging mengatakan, tim dinkes langsung menyisir rumah-rumah warga untuk melakukan pengasapan.

Tak hanya di dalam rumah, pengasapan dengan tujuan membasmi sarang nyamuk penyebab penyakit demam berdarah itu juga dilakukan di lingkungan rumah. Seperti di pekarangan, saluran air serta kandang milik warga setempat.

"Khusus di Keluarahan Pijoan ini ada tiga kasus DBD yang ditemukan, lokasinya tersebar ada di RT 05 dan 06," kata Tina. 

Tina menjelaskan, berdasarkan data yang diterimanya, baru-baru ini ada sebanyak 10 penderita DBD yang ditemukan di wilayah tugas Puskesmas Sungai Duren.  Kasus itu ditemukan di Desa Mendalo Indah sebanyak 4 kasus, Mendalo Darat 1 kasus, Desa Muaro Pijoan 1 kasus, Desa Simpang Sungai Duren 1 kasus dan di  Kelurahan Pijoan 3 kasus. 

"Data yang saya terima dari Puskesmas Sungai Duren totalnya ada 10 kasus, nah di wilayah Kami di Keluarahan Pijoan ini ada 3 kasus," kata Tina.

Penulis: Romi Raden
Editor: Ari