Air Mati Dua Pekan di Perumnas, Ketum HMI Cabang Bungo Desak Dirut PDAM Mundur!
BRITO.ID, BERITA BUNGO — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bungo menyampaikan kritik keras terhadap kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bungo. Ketua Umum HMI Cabang Bungo Terpilih, Olvira, mendesak agar Kepala atau Direktur Utama PDAM Kabupaten Bungo segera dicopot dari jabatannya akibat buruknya pelayanan dan ketidakmampuan manajemen dalam menyelesaikan krisis air bersih.
Desakan tersebut dipicu oleh keluhan warga di wilayah Perumahan Nasional (Perumnas) dan sekitarnya yang telah mengalami penderitaan akibat pasokan air PDAM mati total selama dua minggu terakhir.
"Kami menerima banyak aduan dari masyarakat, khususnya di kawasan Perumnas dan sekitarnya. Air PDAM sudah dua minggu tidak mengalir. Ini masalah vital yang menyangkut hajat hidup orang banyak, dari urusan memasak, mandi, hingga kebersihan lingkungan," tegas Olvira saat memberikan keterangan, Kamis, 23 juli 2026.
Olvira menyoroti lambatnya penanganan dan buruknya komunikasi dari manajemen PDAM. Menurutnya, saat masyarakat dan pihak mahasiswa meminta kejelasan terkait matinya pasokan air, pihak PDAM sama sekali tidak memberikan solusi konkret. Penanganan keluhan dinilai tidak profesional dan terkesan saling lempar tanggung jawab di internal perusahaan.
"Masyarakat itu butuh air, bukan sekadar alasan teknis. Ketika masalah ini dipertanyakan ke pihak PDAM, tidak ada solusi konkret sama sekali. Cuma oper sini oper sana, saling lempar tanggung jawab antar bidang, tapi masalah utamanya tetap tidak terselesaikan dan air dibiarkan mati hingga dua minggu," kecam Olvira.
Lebih lanjut, Olvira menilai sikap "oper sana oper sini" tersebut adalah bukti nyata ketidakmampuan pimpinan PDAM dalam mengelola BUMD tersebut.
"Jika masalah mendasar seperti ini saja tidak mampu diselesaikan dan manajemennya berantakan, artinya pimpinan PDAM tidak kompeten. Oleh karena itu, kami meminta dengan tegas kepada Pemerintah Kabupaten Bungo untuk segera mencopot Jabatan Kepala PDAM Kabupaten Bungo," tambahnya.
HMI Cabang Bungo menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga distribusi air ke rumah-rumah warga kembali normal. Apabila tidak ada tanggapan serius dan langkah perbaikan nyata secepatnya, HMI siap turun ke jalan melakukan aksi demonstrasi bersama masyarakat untuk menuntut hak-hak warga yang terabaikan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PDAM Kabupaten Bungo belum memberikan pernyataan resmi terkait solusi pasti maupun kendala yang menyebabkan terhentinya pasokan air di wilayah Perumnas. (*)

Ari W