Iring-iringan Truk Material Proyek Jalan Teluk Sialang Dikeluhkan Warga

Iring-iringan Truk Material Proyek Jalan Teluk Sialang Dikeluhkan Warga
Proyek Jalan Teluk Sialang Tanjabbar (Heri/brito.id)

BRITO.ID BERITA TUNGKAL - Pengerjaan perkerasan Jalan menuju Teluk Sialang, Kecamatan Tungkal Ilir yang dilakukan CV Inter Nusa Niaga, mulai dikeluhkan warga.

Proyek nilai kontrak Rp 4.893 Milyar melalui dana APBD Kabupaten Tanjab Barat tahun 2019 sepanjang 5.790 meter dengan lebar jalan 5 meter dianggap warga mengancam kesehatan mereka.

Pasalnya, kepulan debu yang muncul selama mobilisasi pekerjaan mulai mengancam keselamatan warga yang melintas. 

"Terutama saat iring-iringan mobil proyek sedang lewat. Kami takut kalau ini dibiarkan akan membahayakan kesehatan warga. Apalagi sekarang sedang musim kemarau, debunya sangat tebal karena bercampur kabut asap," keluh Muslim, warga setempat.

Dia juga meminta rekanan lebih berhati-hati saat mobilisasi material proyek agar tidak membahayakan warga. Lantaran belum digilas, material batu kerikil yang dihampar kerap terlontar saat kendaraan sedang melintas.

"Kalau kecelakaan memang ada, tetapi sebagian besar warga disini sudah maklum karena memang jalannya baru dihampar timbunan batu. Tetapi kalau bisa lebih pelan saja, mobil materialnya jangan ngebut. Kasihan warga lain yang melintas. Takut batu kerikilnya terbang kena warga," sambungnya diamini warga lain.

Rekanan Pengawas Proyek, Abai mengatakan siap bekerjasama dengan warga sekitar. Pihaknya juga menampung permintaan warga termasuk penyiraman jalan untuk mengurangi debu saat mobilisasi material proyek.

Menurutnya, pekerjaan perkerasan dilakukan estafet dan bertahap. Saat ini, pekerja sedang mencoba menyelesaikan tahapan awal penghamparan material batu kerikil.

"Memang kita lakukan secara bertahap supaya pekerjaan lebih. Kalau kita turunkan dua alat malah susah mobilisasinya. Sekarang baru tahap hamparan. Sudah berjalan sekitar 45 persen," ujar Abai ditemui di lokasi kegiatan. (RED)

Kontributor : Heri Anto