Kisah Tata Pegawai KPK Bakal Diberhentikan, Antara Mau Mewek atau Ketawa, Dilarang 'Beresin Meja'

Satu per satu pegawai KPK yang segera diberhentikan berkemas dari Gedung Merah-Putih. Namun ternyata ada 'larangan' bagi pegawai yang hendak meninggalkan KPK. Kenapa? Cerita itu disampaikan salah satu Staf Humas KPK Tata Khoiriyah yang juga telah menerima surat pemberitahuan soal pemberhentian dirinya bersama 55 orang pegawai lainnya. Mereka diberhentikan karena dinyatakan tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebagai asesmen untuk alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kisah Tata Pegawai KPK Bakal Diberhentikan, Antara Mau Mewek atau Ketawa, Dilarang 'Beresin Meja'
Gedung KPK (IST)

BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Satu per satu pegawai KPK yang segera diberhentikan berkemas dari Gedung Merah-Putih. Namun ternyata ada 'larangan' bagi pegawai yang hendak meninggalkan KPK. Kenapa?

Cerita itu disampaikan salah satu Staf Humas KPK Tata Khoiriyah yang juga telah menerima surat pemberitahuan soal pemberhentian dirinya bersama 55 orang pegawai lainnya. Mereka diberhentikan karena dinyatakan tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebagai asesmen untuk alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Melalui akun Twitternya, Tata mengunggah video meja kerjanya yang ditempeli beragam tulisan seperti 'dilarang beresin meja' hingga 'woi jangan diberesin yak! awas lo!'. Tulisan-tulisan itu ditempel rekan-rekan kerja Tata yang masih bertahan di KPK yang sepertinya tidak rela melepas kepergiannya.

"Sangat mengejutkan saya melaporkan dari kondisi terakhir meja saya sendiri ada palang gak jelas iki loh dilarang beresin meja," kata Tata seperti dikutip dari akun Twitter-nya, @tatakhoiriyah, Jumat (17/9/2021).

Tampak pula pesan-pesan lain yang memberikan dukungan bagi Tata. Tulisan dalam pesan itu seperti 'harus tetap semangat!', 'pokoknya harus semangat pantang menyerah!'.

"Galak-galak sekali guys larangannya, hal yang sama terjadi juga di meja lainnya, kalau kita beresin gimana, ini masih tetap bisa kita beresin," ujarnya.

Dalam caption cuitannya itu, Tata mengaku terharu dengan dukungan yang diberikan pegawai KPK lainnya.

"Antara mau mewek terharu sama mau ketawa lihat kelakuan teman-teman kantor. Bakal kangen sama mereka," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, KPK akan memberhentikan 56 pegawainya yang tak lolos dalam TWK secara hormat per tanggal 30 September 2021. Kini telah memasuki pertengahan bulan September, sehingga Novel Baswedan dkk tinggal hitungan hari bekerja di KPK.

"Terhadap enam orang pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat dan diberi kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan bela negara dan wawasan kebangsaan namun tidak mengikutinya, maka tidak bisa diangkat sebagai ASN dan akan diberhentikan dengan hormat per tanggal 30 September 2021. Memberhentikan dengan hormat kepada 50 orang pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat per tanggal 30 September 2021," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di KPK, Rabu (15/9).

Sumber: detikcom
Editor: Ari