Walikota Jambi: Jika Pangkalan Curang, Saya Rekomendasikan Izinnya Dicabut!

Walikota Jambi: Jika Pangkalan Curang, Saya Rekomendasikan Izinnya Dicabut!
Walikota Jambi Sy Fasha. (Dewi/brito.id)

BRITO. ID, BERITA JAMBI - Wali Kota Jambi H Syarif Fasha menginstruksikan kepada lurah mengawasi pendistribusian gas bersubsidi. Terutama gas tabung berukuran tiga kilogram serta meminta Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) mendukung upaya pengawasan tersebut.

"Kami tekankan, apabila ada pangkalan yang curang, atau tidak melayani atau, menjual di tempat lain tetapi kewajibannya belum dipenuhi, maka kami rekomendasikan izin pangkalannya dicabut," tegas Fasha, Senin (26/8).

Walikota juga mengatakan,  pengelola pangkalan gas harus mengutamakan warga yang sudah memiliki kartu langganan.

Menurut data pemerintah, kartu langganan LPG 3kg baru dibagikan kepada warga di tiga dari 11 kecamatan yang ada di Kota Jambi, yakni Kecamatan Pasar, Pelayangan, dan Danau Sipin.

Wali Kota mengatakan, pembagian kartu langganan gas bersubsidi secara bertahap akan diserahkan kepada seluruh warga yang berhak menerimanya.

"Kalau tidak salah ada sekitar 66 ribu warga yang berhak menerima subsidi gas tiga kilogram tersebut," katanya.

Selain kepada warga, kartu langganan gas bersubsidi akan diberikan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Jambi yang memenuhi persyaratan mendapat bantuan.

Syarif Fasha mengimbau warga yang berhak namun belum menerima kartu langganan gas bersubsidi melapor ke kelurahan atau kecamatan.

Pemerintah Kota saat ini masih melakukan proses validasi data calon penerima dan pencetakan kartu langganan gas bersubsidi untuk warga di delapan kecamatan.

Pemerintah Kota Jambi menargetkan kartu langganan gas bersubsidi untuk warga delapan kecamatan itu sudah bisa dibagikan pada September 2019. (RED)

Reporter : Dewi Anita