Ini Jumlah Kasus Pelecehan Seksual Anak, DP3A Sarolangun: Jika Ada Kejadian Laporkan ke Kami

Ini Jumlah Kasus Pelecehan Seksual Anak, DP3A Sarolangun: Jika Ada Kejadian Laporkan ke Kami
Mislawati Kabid Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak. (Arfandi/brito.id)

BRITO.ID, BERITA SAROLANGUN – Hingga pertengahan Juli 2019 ini, Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sarolangun telah menangani 10 kasus pelecehan seksual terhadap anak. 

“Dari data yang ada hingga saat ini, ada 10 kasus yang terjadi di Kabupaten Sarolangun, diantaranya ada di Kecamatan Bathin VIII, Sarolangun, Singkut, dan ada juga di Kecamatan Pelawan,” kata Mislawati Kabid Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak, Selasa (16/07/2019)

Dia mengatakan,10 kasus ini berdasarkan laporan masyarakat kepada pihaknya. Sedangkan untuk jumlah keseluruhan kasus pelecehan seksual terhadap anak yang terjadi di Kabupaten Sarolangun secara persis pihaknya tidak mengetahui.

“Karena sebagian ada kasus pelecehan tidak dilaporkan, kalau tidak dilaporkan tentu kami tidak tahu. Untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat kalau ada kejadian segera laporkan kepada kami,” bebernya.

Terkait persoalan penyelesaian terhadap kasus pelecehan seksual yang terjadi, Ia mengatakan secara hukum itu menjadi kewenangan pihak kepolisian. Namun pihaknya tetap tidak lepas tangan terhadap persoalan tersebut.

“Sifatnya kami melakukan pembinaan dan pelayanan, dalam artian bila si-anak mengalami trauma, ataupun ada anak yang tidak memiliki orang tua kita carikan panti, atau kalau si anak masih ingin sekolah, kita sekolahkan,” ungkapnya.

Disamping itu, DP3A terus gencar melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah bentuk pencegahan dini terkait pelecehan seksual terhadap anak.

"Kami juga terus melakukan sosialisasi untuk pencegahan dini agar tidak terjadi pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur," pungkasnya. (RED)

Reporter : Arfandi S