Wakil Bupati Bungo Hadiri Dialog Interaktif Bersama Wamen Dikdasmen, Bahas Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045

Wakil Bupati Bungo Hadiri Dialog Interaktif Bersama Wamen Dikdasmen, Bahas Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045
Kegiatan dialog interaktif berlangsung di gedung Auditorium Syafrial Anas, Kamis (6/8).

BRITO.ID, BERITA BUNGO – Wakil Bupati Bungo, Ustadz Tri Wahyu Hidayat, menghadiri Dialog Interaktif bersama Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Republik Indonesia, Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A., yang berlangsung di Auditorium Syafrial Anas, Jalan Rangkayo Hitam, Muara Bungo, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan yang mengusung tema "Transformasi Pendidikan Berbasis Teknologi untuk Mewujudkan SDM Unggul: Peran Strategis Muhammadiyah dalam Mendukung Indonesia Emas 2045" tersebut dihadiri ratusan peserta dari kalangan pendidik, mahasiswa, tokoh masyarakat, kader Muhammadiyah, serta tamu undangan.

Turut hadir Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jambi, Buya Suhaimi Chan, Ketua PDM Bungo dr Triolit Zuliansyah, Sp.THT, unsur pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat yang memiliki perhatian terhadap kemajuan dunia pendidikan.

Dalam dialog tersebut, Wamendikdasmen Dr. Fajar Riza Ul Haq menekankan pentingnya transformasi pendidikan yang mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi dan era digital. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah menjadi kunci dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Wakil Bupati Bungo Ustadz Tri Wahyu Hidayat menyambut baik penyelenggaraan dialog interaktif tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk bertukar gagasan sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan Muhammadiyah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bungo.

"Transformasi pendidikan merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Pemerintah Kabupaten Bungo mendukung berbagai upaya peningkatan mutu pendidikan, termasuk pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Kami berharap hasil dialog ini dapat memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan di daerah," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kontribusi Muhammadiyah yang selama ini terus berperan aktif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui berbagai amal usaha di bidang pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

Sementara itu, Ketua PWM Jambi, Buya Suhaimi Chan, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung transformasi pendidikan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan.

Dialog berlangsung secara interaktif dengan sesi tanya jawab yang diikuti antusias oleh peserta. Berbagai isu strategis mengenai digitalisasi pendidikan, peningkatan kompetensi guru, penguatan karakter peserta didik, serta peran organisasi kemasyarakatan dalam mendukung kebijakan pendidikan nasional menjadi topik utama dalam diskusi.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, dunia pendidikan, dan Muhammadiyah dalam mewujudkan sistem pendidikan yang adaptif, inovatif, dan mampu melahirkan generasi unggul sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

(Redaksi)