Batal Berangkat, Ratusan CJH di Tanjab Barat Diperbolehkan Ambil Uang Pelunasan

Dibatalkannya pemberangkatan Haji tahun ini akibat dampak Covid 19, membuat 314 CJH asal Tanjab Barat diperbolehkan mengambil uang pelunasan sebesar Rp 8 Juta.

Batal Berangkat, Ratusan CJH di Tanjab Barat Diperbolehkan Ambil Uang Pelunasan
Ilustrasi

BRITO.ID, BERITA TANJAB BARAT - Dibatalkannya pemberangkatan Haji tahun ini akibat dampak Covid 19, membuat 314 CJH asal Tanjab Barat diperbolehkan mengambil uang pelunasan sebesar Rp 8 Juta.

Namun, dalam pengambilan harus mengajukan permohonan ke Kemenag dilengkapi dengan data pendukung. Pengambilan juga tidak dapat diwakili.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tanjab barat Hasbi menjelaskan, Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Tanjung Jabung Barat di perbolehkan untuk mengambil uang yang telah disetorkan untuk keberangkatan haji.

"CJH diperbolehkan mengambil pelunasan uang haji yang telah disetor sebesar Rp 8 juta. CJH diperbolehkan dengan catatan harus mengajukan permohonan ke Kemenag dilengkapi dengan data pendukung. Syaratnya membawa KTP, Surat permohonan, bukti tabungan dan rekening yang bersangkutan. Karena tidak boleh diwakilkan," paparnya Kamis (4/6)

Hasbi juga mengatakan, bagi CJH yang ingin mengambil semua uang Pendaftaran dan pelunasan, pihaknya akan mempersilahkan jika memang ada yang berniat untuk meminta keseluruhan uang tersebut. 

"Seandainya mau uangnya dikembalikan semuanya bisa saja, tapi artinya secara tidak langsung CJH membatalkan keberangkatannya sendiri," katanya. 

Hasbi juga mengaku, pihaknya sudah menerima laporan adanya CJH yang mengambil uang pendaftaran maupun pelunasan. 

"Sampai saat ini sudah ada Tiga orang yang berkomunikasi dengan Kasi Haji mengenai hal tersebut. Tapi baru sebatas tata cara pengambilan." Tukasnya. 

Penulis: Heri Anto

Editor: Rhizki Okfiandi