Bawa BBM Ilegal Dua Pria Ini Tak Berkutik Saat Dihentikan Polisi

Polisi berhasil meringkus dua orang diduga melakukan pengangkutan bahan bakar minyak (BBM) ilegal dari Rimbotengah menuju Pelepat Ilir, Sabtu (16/1). 

Bawa BBM Ilegal Dua Pria Ini Tak Berkutik Saat Dihentikan Polisi
Barang bukti BBM ilegal yang diamankan. (Brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Polisi berhasil meringkus dua orang diduga melakukan pengangkutan bahan bakar minyak (BBM) ilegal dari Rimbotengah menuju Pelepat Ilir, Sabtu (16/1). 

Keduanya, Erison (57) warga Pelita Jaya, Desa Maju Jaya, Kecamatan Pelepat Ilir dan Robi Gazali (26) mahasiswa warga Jalan Yusuf Mukti, Kelurahan Jaya Setia Kecamatan Pasar Muarabungo.

Erison dan Robi diringkus polisi saat melintas di DAM Randu, Sungai Buluh, Kecamatan Rimbotengah, sekitar pukul 18.00 WIB. Kala itu tim Spartan Polres Bungo tengah patroli sepanjang jalan Rimbotengah. 

Saat itu tim mendapatkan informasi adanya pengangkutan BBM ilegal bersubsidi. Tak banyak buang waktu Tim mengejar keduanya dan ternyata melintas DAM. Keduanya dicegat meski mereka menggunakan mobil pickup L300 warna hitam. 

Saat diperiksa ternyata di belakang mobil ditemukan 56 jeriken berisikan minyak bersubsidi dan ilegal. Lantaran keduanya tidak bisa menunjukkan surat menyurat membawa minyak subsidi dalam jumlah banyak. 

"Tim mengamankan keduanya dan bersama barang bukti BBM ilegal 56 jeriken. Mobil yang menjadi pengangkut diamankan juga," ungkap Kapolres Bungo AKBP M Lutfi melalui Paur Humas Iptu M Nur, Minggu (17/1).

Keduanya diterapkan melanggar pasal 55 UURI Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas. Setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan/atau niaga bahan bakar minyak yang disubsidi pemerintah. 

"Keduanya diamankan untuk proses lebih lanjut. Selain mobil kita juga mengamankan Hp Nokia hitam," pungkasnya. (Red)