Lubuklinggau Juara! Wako H. Rachmat Hidayat Tekankan Teladan Rasulullah sebagai Inspirasi Pembangunan

Lubuklinggau Juara! Wako H. Rachmat Hidayat Tekankan Teladan Rasulullah sebagai Inspirasi Pembangunan
Walikota Lubuklinggau H Rachmat Hidayat dan Wawako Rustam Effendi. (brito.id)

BRITO.ID, BERITA LUBUKLINGGAU – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bagi umat Islam bukan hanya sekadar seremonial keagamaan, tetapi juga momentum untuk meneguhkan kembali keteladanan Nabi dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu disampaikan Wali Kota Lubuklinggau, H. Rachmat Hidayat, M.I.Kom, saat diwawancarai Brito.id, Jumat, (5/9).

Menurutnya, Maulid Nabi memiliki makna yang sangat dalam, baik dalam konteks pribadi, keluarga, maupun kehidupan bermasyarakat. 

“Alhamdulillah, dengan momentum Maulid Nabi, kita bisa meneladani akhlak dan kehidupan beliau. Ini menjadi bekal penting agar kita mampu mengimplementasikan nilai-nilai itu dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam membangun keluarga, lingkungan, maupun masyarakat sekitar,” ujar Rachmat Hidayat.

Ia menambahkan, Nabi Muhammad SAW bukan hanya sosok pemimpin agama, tetapi juga pemimpin umat yang sukses membangun peradaban dengan akhlak mulia. Semangat itulah yang menurutnya relevan untuk diteladani masyarakat Lubuklinggau dalam menghadapi tantangan kehidupan modern.

“Bagi kami, khususnya aparatur sipil negara, Maulid Nabi menjadi pengingat agar kami meneladani kepemimpinan beliau dalam mewujudkan pemerintahan yang lebih baik, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat. Kami ingin nilai akhlak Nabi itu hadir dalam setiap pelayanan publik,” tambahnya.

Rachmat Hidayat menegaskan, Pemerintah Kota Lubuklinggau akan terus berupaya menciptakan lingkungan masyarakat yang religius, harmonis, dan produktif. Hal ini sejalan dengan visi Lubuklinggau Juara yang tengah diusung pemerintahannya.

“Dengan meneladani Nabi, kita berharap masyarakat Lubuklinggau semakin rukun, saling tolong-menolong, dan memiliki etos kerja yang tinggi. Karena itu, momentum Maulid Nabi ini harus kita jadikan spirit untuk membangun kota yang lebih baik, berdaya saing, dan sejahtera,” tutupnya.

Penulis: Ari Widodo