Di Depan KRI Banda Aceh, Sekitar 68 Prajurit Satgas Pamtas Brigif TP 34 Cakra Buana Resmi Dilepas Kolonel Arief Widyanto
BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Suasana penuh khidmat dan semangat nasionalisme mewarnai prosesi pelepasan Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG dari Brigade Infanteri TP 34 Cakra Buana yang berlangsung di depan KRI Banda Aceh, Kolinlamil Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Hadir dalam pelepasan Satgas Pamtas, Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kosasih, S.E., M.M., dan Pejabat Kodam III serta jajarannya.
Sekitar 68 prajurit terbaik tampak berdiri tegap dengan seragam loreng dan senjata lengkap, siap menjalankan tugas negara menjaga kedaulatan wilayah perbatasan Indonesia.
Prajurit yang diberangkatkan ini akan menjadi personil bawah kendali operasi (BKO) ke Satgas Bataliyon Infanteri 315 di Papua. Pelepasan pasukan dilakukan langsung oleh Arief Widyanto selaku Komandan Brigade Infanteri TP 34 Cakra Buana.
Momen tersebut menjadi simbol kesiapan prajurit Cakra Buana dalam mengemban amanah negara di wilayah perbatasan yang dikenal memiliki tantangan berat dan risiko tinggi. Dengan latar megah kapal perang TNI AL dan suasana pelabuhan militer, para prajurit menunjukkan kesiapan mental, fisik, dan loyalitas penuh terhadap bangsa dan negara.
Dalam arahannya, Kolonel Arief Widyanto menegaskan bahwa tugas pengamanan perbatasan bukan sekadar operasi rutin, melainkan kehormatan besar bagi setiap prajurit TNI. Ia meminta seluruh personel menjaga nama baik satuan, disiplin, serta mengedepankan profesionalisme selama bertugas.
“Satgas Pamtas adalah wajah negara di garis terdepan. Kalian membawa kehormatan satuan, kehormatan TNI, dan kehormatan Merah Putih. Jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan loyalitas,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga solidaritas antar prajurit serta membangun hubungan baik dengan masyarakat di wilayah penugasan. Menurutnya, keberhasilan Satgas tidak hanya diukur dari keamanan wilayah, tetapi juga dari kemampuan prajurit menjadi pelindung dan pengayom rakyat.
Pelepasan Satgas Pamtas tersebut turut menjadi perhatian karena menunjukkan kesiapan Brigif TP 34 Cakra Buana sebagai salah satu satuan yang terus dipercaya negara dalam berbagai operasi strategis. Dengan penuh semangat, para prajurit meneriakkan yel-yel kebanggaan Cakra Buana sebelum diberangkatkan menuju daerah penugasan.
Sorotan terhadap keberangkatan Satgas ini juga menjadi bukti bahwa TNI terus memperkuat pengamanan wilayah perbatasan di tengah berbagai tantangan keamanan nasional. Kehadiran para prajurit di garis depan diharapkan mampu menjaga stabilitas dan mempertegas kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(Ari Widodo/PenBrigif)

Ari W