Dugaan Korupsi LPJU Tanjab Barat, Inspektorat: Kita Sudah Ingatkan

Kasus LPJU di Dinas Perkim Tanjab Barat yang ditangani oleh Kejari Tanjung Jabung Barat mendapat perhatian serius dari Inspektorat.

Dugaan Korupsi LPJU Tanjab Barat, Inspektorat: Kita Sudah Ingatkan
Kepala Inspektorat Tanjab Barat Encep Jarkasih (ist)

BRITO.ID BERITA TANJAB BARAT- Kasus LPJU di Dinas Perkim Tanjab Barat yang ditangani oleh Kejari Tanjung Jabung Barat mendapat perhatian serius dari Inspektorat. 

Saat ini, Kejaksaan tengah mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak pada kasus dugaan mark up pada proyek pemasangan LPJU, dan keterlibatan beberapa pihak pada proyek sebesar Rp 9 Miliar tersebut.

Kepala Inspektorat Tanjab Barat, Encep Jarkasih meyebut, jika kasus ini sudah masuk ke jalur hukum, maka persoalan ini sepenuhnya menjadi kewenangan penegak hukum. Memberikan sanksi tegas kepada pihak yang terbukti telah melanggar aturan main pengadaan barang dan jasa. 

"Ya, kita tahu hal itu dari pemberitaan media yang kita ikuti. Jika sudah masuk ke persoalan hukum, maka ini urusan ranah hukum," tegas Kepala Inspektorat Tanjabbar, Encep Jarkasih, Kamis (25/6).

Encep mengakui, sejauh ini Inspektorat telah berusaha mempersempit ruang terjadinya penyimpangan pada setiap ruang kerja di Organsiasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Tanjabbar.

"Kalau bisa kita hilangkan resiko. Mengingat resiko yang ada dan sudah tahu bagaimana berat resikonya maka janganlah dilakukan penyimpangan," Katanya. 

Selain itu, kata Encep sudah mengingatkan kepada tiap OPD sesuai dengan apa yang sudah diingatkan sejak awal oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

"Nekat menabrak aturan untuk kepentingan kantong pribadi akan berurusan dengan jeratan hukum. Pesan yang disampaikan KPK perkecil diskusi, perbanyak eksekusi, dan jangan lakukan korupsi, karena kita tahu sendiri resikonya," tukanya.  

Diketahui, saat ini pemeriksaan kasus dugaan korupsi proyek tender dan penunjukkan langsung (PL) pada APBD dan APBD 2019 di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Tanjab Barat terus bergulir di meja Kejari Tanjabbar. Satu persatu pihak yang diduga terlibat dipanggil pihak kejaksaan.

Penulis: Heri Anto
Editor: Rhizki Okfiandi