Baru Dibangun Provinsi, Tiang Listrik Program Lisdes di Tanjab Barat Sudah Miring

Baru Dibangun Provinsi, Tiang Listrik Program Lisdes di Tanjab Barat Sudah Miring

Baru Dibangun Provinsi, Tiang Listrik Program Lisdes di Tanjab Barat Sudah Miring
Tampak Tiang Listrik yang Miring (ist)

BRITO.ID BERITA TANJAB BARAT- Diduga kurangnya pengawasan dari pihak terkait, pekerjaan Listrik Masuk Desa (Lisdes) di kawasan Kecamatan Seberang Kota kabupaten Tanjab Barat terkesan asal jadi. 

Selain pemasangan pondasi tiang yang nampak tak kokoh, Program Lisdes yang diluncurkan PLN wilayah Jambi dinilai minim pengawasan. Pasalnya, jaringan listrik JTM yang dibangun mulai terlihat miring dan berkarat. 

Camat Seberang kota, Iyal mengaku, jika pihak kecamatan dan desa tidak dilibatkan dalam pengawasan pekerjaan. Hanya saja kata dia, pihak kecamatan hanya memberi informasi kondisi wilayah Seko dan termasuk posisi pemasangan tiang. 

"Kita juga tidak tau dan tidak pernah diberitahu ada kewenangan atau tidak dalam pengawasan proyek Lisdes ini, meski demikian kami terus memberikan informasi kepada para pekerja terkait kondisi wilayah bahkan termasuk posisi pemasangan tiang," kata camat.

Sementara itu, Kepala PLN ranting kualatungkal Lukman saat dikonfirmasi mengaku belum tau kondisi di lapangan sebab belum ada penyerahan dari pihak PLN provinsi. 

"Untuk lebih jelasnya soal jaringan Lisdes yang berlokasi di kecamatan Seko itu bisa ditanyakan langsung ke PLN wilayah. Belum ada kewenangan kami, karena belum dialiri arus listrik, bahkan serah terima saja belum ada," katanya.

"Bisa tanya langsung ke PLN Jambi, karena belum ada penyerahan ke kita di Tanjab Barat, mereka yang lebih tau soal jaringan itu," tukasnya sembari mengarahkan. 

Sementara dari keterangan warga Tungkal 5 kecamatan Seberang Kota Yantok mengaku bahagia dengan proyek Lisdes di wilayahnya. Namun Ia menyayangkan kondisi tiang yang sudah miring padahal belum lama dibangun. 

"Kalau senang ya senang pak, tapi kalau miring gitu kan bahaya, bisa membahayakan nyawa kalau tumbang." Keluhnya. 

Ia juga berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan dan agar tak menimbulkan musibah yang membahayakan. 

Penulis: Heri Anto
Editor: Rhizki Okfiandi