Rahmat Hidayat Usulkan Bandara Muara Bungo Jadi Bandara Zulfikar Ahmad, Bentuk Penghargaan atas Pengabdian Tokoh Daerah
BRITO.ID, BERITA BUNGO — Usulan perubahan nama Bandara Muara Bungo menjadi Bandara Zulfikar Ahmad menjadi perhatian masyarakat Kabupaten Bungo. Usulan tersebut dinilai sebagai salah satu bentuk penghormatan terhadap jasa dan pengabdian tokoh daerah yang telah berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Bungo.
Rahmat Hidayat, S.Ag., selaku masyarakat Bungo, mantan Kabid Pemuda Disporapar Kabupaten Bungo, sekaligus mantan pengurus PB HMI periode 1999–2001, turut menyampaikan pandangannya terkait usulan tersebut.
Menurut Rahmat, penamaan fasilitas publik dengan nama tokoh daerah dapat menjadi bagian dari upaya merawat sejarah dan mengenang pengabdian tokoh yang memiliki peran dalam perjalanan pembangunan daerah.
Drs. H. Zulfikar Ahmad merupakan tokoh yang pernah menjabat sebagai Bupati Bungo selama dua periode. Setelah menyelesaikan pengabdiannya di tingkat daerah, ia melanjutkan kiprah politiknya sebagai Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat.
“Sebagai masyarakat Bungo, kita tentu berharap jasa dan pengabdian tokoh daerah dapat terus dikenang. Usulan perubahan nama bandara ini menjadi salah satu bentuk penghormatan terhadap perjalanan dan kontribusi beliau bagi daerah,” demikian pandangan Rahmat Hidayat.
Ia berharap usulan tersebut dapat dibahas secara bijaksana dengan memperhatikan aspirasi masyarakat, nilai sejarah, serta mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Perubahan nama bandara tentunya memerlukan proses dan persetujuan dari pihak-pihak berwenang. Karena itu, pembahasan terhadap usulan tersebut diharapkan dapat dilakukan secara terbuka dan sesuai aturan.
Bagi masyarakat, penamaan sebuah fasilitas publik bukan sekadar pergantian nama, tetapi juga dapat menjadi simbol penghargaan terhadap sejarah, identitas, dan tokoh yang pernah memberikan pengabdian bagi daerah.
(Ari Widodo)

Ari W