Sangarnya Musuh Bebuyutan Wiro Sableng

Rumah produksi Lifelike Pictures akhirnya merilis poster yang menampilkan musuh bebuyutan Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 dalam film Wiro Sableng. Dua pendekar dari aliran hitam itu adalah Mahesa Birawa (Yayan Ruhian) dan Kalingundil (Dian Sidik).

Sangarnya Musuh Bebuyutan Wiro Sableng

BRITO.ID - Rumah produksi Lifelike Pictures akhirnya merilis poster yang menampilkan musuh bebuyutan Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 dalam film Wiro Sableng. Dua pendekar dari aliran hitam itu adalah Mahesa Birawa (Yayan Ruhian) dan Kalingundil (Dian Sidik) Jumat (23/3/2018), karakter Mahesa Birawa terlihat sangar dengan gaya kuda-kuda siap bertarung.

Penampilannya sebagai penjahat kian meyakinkan dengan wajah yang berewokan dan rambut panjang terkuncir. "Sangat sangar," demikian kata Yayan, aktor yang pernah bermain dalam film The Raid dan Starwars: The Force Awakens tersebut. Mahesa Birawa adalah mantan murid Sinto Gendeng yang berkhianat.

Jurus pamungkas Mahesa Birawa adalah pukulan kelabang hijau, yang membuat dia menjadi sosok paling ditakuti di golongan hitam. Selain jurus pamungkas, Mahesa Birawa memiliki senjata andalannya berupa gada rantai berduri dan tongkat besi bercagak dua. Dian Sidik beraksi sebagai Kalingundil dalam film Wiro Sableng (2018).(Lifelike Pictures) Selain Mahesa Birawa, ada pula poster karakter Kalingundil yang tak kalah seramnya.

Berkepala pelontos dan wajah berewokan, Kalingundil mempersenjatai diri dengan pedang dengan ujung seperti mata kapak. Kalingundil adalah kepala rampok anak buah Mahesa Birawa, yang bersarang di Jatiwalu.

Beberapa waktu lalu, Lifelike Pictures telah merilis poster empat pendekar aliran putih. Mereka adalah Wiro Sableng (Vino G Bastian), Anggini (Sherina Munaf), Bujang Gila Tapak Sakti (Fariz Alfarazi), dan Dewa Tuak (Andy "/rif"). Film Wiro Sableng merupakan hasil kerja sama Lifelike Pictures dengan 20th Century Fox. Dalam proses produksi yang telah dilangsungkan akhir 2017 lalu, sederet nama ikut terlibat meramu film tersebut.

Mereka adalah sutradara Angga Dwimas Sasongko, production designer Adrianto Sinaga, penulis skenario Seno Gumira Ajidarma, dan koreografer Gumira Ajidarma. Rencananya, film tersebut akan diputar di seluruh jaringan bioskop Tanah Air pada September 2018 mendatang.