Sarolangun Luncurkan Aplikasi Simpeg, Wabup: Terintegrasi Satu Aplikasi untuk Pegawai

Sarolangun Luncurkan Aplikasi Simpeg, Wabup: Terintegrasi Satu Aplikasi untuk Pegawai
Wabup Sarolangun Hilalatil Badri dalam peluncuran Simpeg. (Arfandi/Brito.id)

BRITO.ID, BERITA SAROLANGUN - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sarolangun resmi meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Managemen Pegawai (Simpeg) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun. 

Simpeg diluncurkan usai launching aplikasi berbasis elektronik di Aula Bappeda Sarolangun, oleh Wakil Bupati Sarolangun H Hillalatil Badri.

Kepala BKPSDM Sarolangun HA Waldi Bakri mengatakan manajemen Kepegawaian memang sudah diatur dalam peraturan UU Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN dan PP nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen ASN, yang diharapkan pelayanan Kepegawaian ini dapat dilakukan dengan mudah, salah satunya melalui akses aplikasi Simpeg ini.

Kemudian, aplikasi Simpeg ini juga sebagai salah satu pilot project terhadap pelayanan berbasis IT yang dicanangkan oleh Pemkab Sarolangun dalam mewujudkan Kabupaten Sarolangun menuju smart city. 

"Tapi ini perlu persamaan visi dan persepsi antar instansi di lingkungan pemerintah Kabupaten Sarolangun di bidang Kepegawaian sehingga tercipta sinergitas dan sinkronisasi program Kepegawaian untuk mewujudkan Sarolangun smart city yang saat ini dilakukan oleh Pemkab Sarolangun," katanya, Rabu (23/10/2019)

Ia juga menjelaskan bahwa aplikasi Simpeg yang dilaunching ini telah dirancang pada akhir tahun 2018 lalu sesuai dengan fitur yang diharapkan dalam manajemen asn, dengan harapan kedepan pelayanan Kepegawaian dapat dilakukan secara elektronik sehingga lebih cepat dan mudah. 

"Intinya bahwa dengan sistem ini absensi berbasis elektronik sehingga menjadi tolak ukur untuk penghitungan TPP langsung otomatis dapat diketahui karena penilaian disiplin dan kinerja ASN bisa terukur. Hal ini juga sampai ke penilaian kinerja ASN yang bersangkutan, serta untuk menjawab PP nomor 30 tahun 2019 tentang penilaian kinerja PNS," katanya. 

Selain itu, kata Waldi, kedepan pelayanan Kepegawaian ini juga tidak lagi menggunakan kertas yang banyak, sebab semua pelayanan akan menerapkan cara penggunaan kertas yang lebih sedikit atau less paper karena sudah menggunakan sistem elektronik. 

"Dengan sistem ini juga terintegrasi sistem e-office atau surat menyurat elektronik dan juga sistem diklat berbasis IT," katanya. 

Sementara itu, Wakil Bupati Hillalatil Badri mengatakan rakor Kepegawaian ini merupakan dalam rangka mewujudkan pelayanan Kepegawaian berbasis IT yang merupakan tanggung jawab yang sangat penting dalam mewujudkan e-Goverment.

Salah satunya, dengan menerapkan aplikasi SImpeg yang terkelola dengan baik, sehingga informasi kepegawaian ini dapat mendukung efektifitas kinerja para pegawai di lingkungan Pemkab Sarolangun.

"Informasi managemen Kepegawaian merupakan salah satu prioritas pengembangan e-Goverment pemerintah Kabupaten Sarolangun, sehingga PNS dapat meningkatkan kinerja dan fokus dalam menjalankan tugas," katanya.

Selain itu, kata Wabup menjelaskan bahwa pelaksanaan rakor ini untuk meningkatkan pemahaman dan kesamanan persepsi terhadap regulasi tata kelola ASN. Serta meningkatkan kemampuan dan mengoptimalkan potensi SDM untuk meningkatkan managemen Kepegawaian.

"Bagaimana mempermudah akses komunikasi dalam pengelolaan pemerintah ini supaya lebih efektif dan efisien dan ini program yang diwajibkan seluruh OPD yang ada," katanya

Kegiatan dihadiri Sekda Endang Abdul Naser, Kepala Kanreg VII BKN Palembang  Agus Sutiadi dan Kepala BKPSDM Sarolangun H A Waldi Bakri. (Red)


Reporter : Arfandi S