Viral! Video Pemotor Cegat Mobil di Kembangan Jakbar, Ternyata....
Jagat medsos dihebohkan dengan aksi pemotor cegat mobil yang terjadi di sebuah ruas jalan. Peristiwa itu terjadi di daerah Kembangan, Jakarta Barat. Dalam video viral itu awalnya memperlihatkan seorang pria pengendara motor melintas di samping kendaraan mobil.
BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Jagat medsos dihebohkan dengan aksi pemotor cegat mobil yang terjadi di sebuah ruas jalan. Peristiwa itu terjadi di daerah Kembangan, Jakarta Barat. Dalam video viral itu awalnya memperlihatkan seorang pria pengendara motor melintas di samping kendaraan mobil.
Pemotor pria itu lalu secara tiba-tiba memotong laju kendaraan mobil korban hingga terhenti di tengah jalan. Pemotor pria itu lalu mendekat ke arah mobil korban.
"Buka kaca," kata pemotor pria dalam video viral, seperti dilihat Rabu (4/5/2022).
Ucapan pemotor pria itu diduga menjadi awal mula percobaan perampokan. Namun, usut punya usut dugaan perampokan itu tidak pernah terjadi.
"Tidak ada. Jadi bahasa percobaan perampokan itu hanya kesalahapahaman yang diedarkan pelapor," kata Kanit Reskrim Polsek Kembangan AKP Reno Apri Wijayanto saat dihubungi.
Peristiwa dugaan percobaan perampokan dengan modus cegat mobil itu terjadi di dekat Mal Puri Kembangan, Jakarta Barat. Peristiwa itu terjadi pada Senin (2/5).
Polisi kemudian bergerak cepat terkait kasus tersebut. Pemotor inisial M ini kemudian sempat ditangkap.
"Terkait video yang beredar sudah kami amankan terlapor," kata Kapolsek Kembangan Kompol Binsar H. Sianturi.
Kanit Polsek Kembangan AKP Reno Apri Wijayanto mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan terkait viral dugaan perampokan modus cegat mobil. Pelapor dan terlapor pun telah diperiksa.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (2/5) di Kembangan, Jakarta Barat. Reno mengatakan kasus itu berawal saat pemotor inisial M (45) melakukan pengejaran kepada pengendara mobil.
Dia menyebut pemotor M mengejar pengendara mobil usai tidak terima difoto-foto dari dalam mobil oleh pengendara mobil tersebut.
"Informasi dari keterangan terlapor bahwa si pelapor ini ada kegiatan main handphone yang menurut keterangan terlapor melakukan kegiatan foto-foto ke terlapor sehingga dikejar oleh terlapor," terang Reno.
"Iya jadi nggak terima ada kegiatan foto-foto makanya dikejar itu," tambahnya."
Usai melakukan klarifikasi kepada pelapor dan terlapor, polisi memastikan tindakan dugaan perampokan itu tidak pernah terjadi.
Saat itu pemotor M lalu melontarkan kalimat 'buka kaca' usai kesal difoto oleh pemobil.
Kalimat 'buka kaca' itu dimaknai oleh pelapor sebagai upaya percobaan perampokan. Polisi membantah adanya tindakan perampokan yang telah dilakukan oleh pemotor M. Tindakan kekerasan pemotor kepada pemobil pun tidak terjadi di lokasi.
"Kalau yang bersangkutan itu hanya dihadang laju kendaraannya oleh si terlapor sebanyak dua kali. Tapi unsur untuk masuk ke percobaan perampokannya sesuai fakta-fakta dari klarifikasi tidak ada, belum kita temukan peristiwa pidananya," tutur Reno
Polisi memang sempat mengamankan pemotor M pada Senin (5/5) sore. Namun, dari hasil klarifikasi pelapor dan terlapor di Polsek Kembangan, polisi memastikan tindakan perampokan itu hanya salah paham saja.
"Tidak ada. Jadi bahasa percobaan perampokan itu hanya kesalahapahaman yang diedarkan pelapor," ujar Reno.
Polisi telah mempertemukan terlapor dan pelapor terkait kasus dugaan perampokan dengan modus cegat mobil yang sempat viral di Kembangan, Jakarta Barat. Kedua belah pihak ini sepakat berdamai.
"Si pelapor tidak melanjutkan perkaranya dan tidak akan menuntut kepada pihak kepolisian baik pidana maupun perdata," kata Reno.
Pelapor dalam kasus ini merupakan pengendara mobil yang laju kendaraannya dicegat oleh pengendara motor inisial M (45) selaku terlapor. Reno menyebut pihak terlapor pun turut membuat surat pernyataan untuk berdamai dengan pelapor.
"Pihak terlapor juga kita buatkan surat pernyataan bahwa tidak akan mengulangi perbuatannya. Kita upayakan sesuai dengan arahan Pak Kapolres untuk restorative justice," katanya.
Sumber: detik.com
Editor: Ari

Ari W