Angka DBD di Kota Jambi Meningkat, Anggota DPRD: Apa Saja Kerja Pemerintah

Angka DBD di Kota Jambi Meningkat, Anggota DPRD: Apa Saja Kerja Pemerintah
Ilustrasi

BRITO.ID, BERITA JAMBI- Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Jambi meningkat. Hingga pertengahan November ini, telah tercatat di Dinkes Kota Jambi hingga 520 kasus.

Menurut Kepala Dinkes Kota Jambi, dr Ida Yuliati, angka ini meningkat cukup signifikan dari tahun sebelumnya.

“520 kasus hingga saat ini, dan meninggal 9 orang. Ini meningkat signifikan, tahun 2018 sekitar 100 lebih. Kasus saat ini sama seperti 2016-2017 lalu, ” ujar dr Ida di DPRD Kota Jambi.

Hal ini, kata dr Ida kemungkinan besar akan bertambah angkanya. Karena trend DBD itu terjadi dari Desember hingga Januari.

Mengingat saat ini pun belum memasuki akhir November. Oleh karena itu, kata dr Ida, masyarakat harus memiliki kesadaran lingkungan yang tinggi. Seperti menjaga kebersihan lingkungan, menghindari genangan air.

“Kader kita saat ini sudah memberikan abate kepada masyarakat. Fooging bukan prioritas, karena habis disemprot akan balik lagi. Puskesmas juga sudah mensosialisasikan, kalau ada pasien yang demam diinformasikan, lebih dari tiga hari langsung cek labor. Jangan didiamkan,” tegas Ida.

Menyikapi hal tersebut, Muhammad Nasir, anggota DPRD Kota Jambi mempertanyakan kinerja dari Pemkot Jambi.

“Apa kerja dari pemerintah, kok bisa sampai tinggi angka seperti ini. Jangan hanya sosialisasi, langsung aksi lah. Kalau hanya sosialisasi saja, semua juga bisa. Turun langsung ke lokasi, dimana yang endemis. Jangan hanya duduk di belakang meja saja, semua juga bisa kalau seperti itu, ” kata Nasir.

Dicontohkan oleh politisi demokrat ini, camat selaku pimpinan wilayah dan lurah turun ke lokasi endemis. Bahu membahu dengan masyarakat untuk membersihkan lingkungan. Dan berikan contoh kasus yang telah terjadi agar masyarakat paham melakukan pencegahan di lingkungan tempat tinggal masing-masing. 

Penulis: Dewi Anita

Editor: Rhizki Okfiandi