Debat Paslon Bupati & Wakil Bupati Tanjab Barat, Pengamat: Masih Minim Ide dan Kritikan

Debat Publik para Kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat yang digelar oleh KPU Tanjab Barat di Balai pertemuan Kantor Bupati Tanjab Barat pada (25-11-2020) dinilai masih minim dari dialektika ide atau mengkritik dengan tawaran solusi inovatif dari ide lawan.

Debat Paslon Bupati & Wakil Bupati Tanjab Barat, Pengamat: Masih Minim Ide dan Kritikan
Debat Paslon Bupati & Wakil Bupati Tanjab Barat (ist)

BRITO.ID BERITA TANJAB BARAT- Debat Publik para Kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat yang digelar oleh KPU Tanjab Barat di Balai pertemuan Kantor Bupati Tanjab Barat pada (25-11-2020) dinilai masih minim dari dialektika ide atau mengkritik dengan tawaran solusi inovatif dari ide lawan. 

Kritikan ini disampaikan Dr. Pahrudin HM, M.A. Dosen Ilmu Pemerintahan UNH & Direktur Eksekutif PUTIN. 

Kepada Brito.id Pahrudin menjelaskan, Secara umum menurutnya, debat ini sudah cukup baik. Debat ini sudah mulai memunculkan salah satu ciri utama debat, yaitu pemaparan tawaran solusi dari masalah yang dihadapi. 

"Masing-masing kandidat sudah mencoba memaparkan tawaran solusi berupa Visi Misi untuk membangun Tanjab Barat ke depan, meskipun, ada kandidat yang menyampaikannya secara baik dengan kata-kata yang mudah dipahami dan ada pula yang menyampaikannya secara agak sulit dipahami," ujarnya.

"Meskipun demikian, menurut saya masih ada catatan yang harus diperbaiki ke depan, baik oleh kandidat maupun KPU sebagai penyelenggara. Debat kali ini masih minim dari dialektika ide atau mengkritik dengan tawaran solusi inovatif dari ide lawan," jelasnya.

Lebih jauh Ia menilai, Debat yang mengemuka adalah masih pada tataran mempertahankan ide sendiri, tanpa berusaha mengkritik ide-ide lawan. Padahal, Ini penting dilakukan agar publik juga dapat memahami kelemahan dari masing-masing tawaran visi misi. 

Kemudian, secara kandidat masih menawarkan visi misi yang abstrak bagi solusi masalah Tanjab Barat. 

"Ada ide-ide yang cukup realistik dan aplikatif disampaikan, tetapi masih minim eksplorasi melalui paparan yang komprehensif oleh kandidat," Katanya. 

Setelah menyimak debat yang berlangsung, Pahrudin menilai, Untuk paslon no 1 penyampaian visi misi nya masih abstrak dan tidak dieksplorasi dengan baik. Sementara Untuk no urut 2 juga masih abstrak dan penjelasan tidak fokus pada solusi dari problem. Sedangkan No urut 3 dinilai sudah cukup baik dan aplikatif, tapi sayang eksplorasi belum maksimal. 

"Ke depan, semoga debat-debat seperti ini lebih menyentuh pada dialektika ide dan solusi yang aplikatif bagi publik." Harapnya. 

Penulis: Heri Anto
Editor: Rhizki Okfiandi