Destinasi Wisata Taman Stroberi Telun Berasap Kerinci-Jambi, Bertahan Ditengah Pandemi Covid-19

Wabah pandemi Covid-19 ini harusnya tidak mengurangi semangat dalam membangun desa melalui pengembangan pariwisata. Momentum ini menjadi kesempatan bagi pengelola desa wisata untuk melakukan upaya perbaikan fasilitas, peningkatan pelayanan, maupun melakukan inovasi seperti yang dilakukan Desa Telun Berasap, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci. 

Destinasi Wisata Taman Stroberi Telun Berasap Kerinci-Jambi, Bertahan Ditengah Pandemi Covid-19
Destinasi Wisata Alam Taman Stroberi Telun Berasap Kerinci-Jambi yang bertahan saat Pandemi Covid-19. (Ari/brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Wabah pandemi Covid-19 ini harusnya tidak mengurangi semangat dalam membangun desa melalui pengembangan pariwisata. Momentum ini menjadi kesempatan bagi pengelola desa wisata untuk melakukan upaya perbaikan fasilitas, peningkatan pelayanan, maupun melakukan inovasi seperti yang dilakukan Desa Telun Berasap, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci. 

Dihadapkan setelah wabah pandemi Covid-19 berakhir, pariwisata khususnya desa wisata akan kembali tumbuh dan menjadi lebih baik.

Lokasi Taman Stroberi Sumber Rezeki, Batang Sangir, Desa Telun Berasap tidaklah sulit. Akses transportasinya bagus. Tepi jalan lintas Kerinci-Sumbar. Dapat dilalui menggunakan kendaraan bermotor. Baik roda dua maupun roda empat.

Bila kita dari Kota Sungaipenuh berjarak 56,3 kilometer bisa menggunakan perjalanan kendaraan bermotor bisa tiba di kebun stroberi. Pengunjung bebas memetik stroberi atau memakan langsung di kebun. Hanya dengan merogoh kocek Rp5.000 sebagai karcis sudah bisa masuk ke dalam kebun.

Pengelola BUMDes Alam Raya Taman Stroberi Sumber Rezeki, Batang Sangir, Desa Telun Berasap, Seman atau biasa disapa Pak Arya menyebutkan kunjungan wisatawan lokal di kebun stroberi ini dikala Pandemi Covid-19 menurun drastis.

"Memang sempat membludak saat lebaran idul Fitri kemarin hingga lebaran ketiga. Pengunjung banyak yang datang. Mungkin dampak ditutupnya wisata di Kerinci," ungkapnya, Minggu (23/5).

Pengelola kebun stroberi ini mencatat pemulihan jumlah kunjungan wisatawan mulai naik, namun tidak seramai sebelum Covid-19. 

"Sangat berpengaruh banget. Penurunan kunjungan wisatawan mencapai 70 persen. Walau kini belum begitu normal namun optimis akan naik lagi," katanya. 

Selama pandemi Covid-19, sebagai pengelola destinasi wisata desa diwajibkan menerapkan protokol kesehatan serta membatasi jumlah kunjungan wisatawan. Pak Arya menyebutkan penerapan 3M yakni menggunakan masker, mencuci tangan dan  menjaga jarak dilakukan. 

"Kita juga mendukung pemerintah dengan penerapan protokol kesehatan," ujarnya.

Melalui BUMDes, menjadikan lahan aset desa sebagai destinasi wisata kebun stroberi. Karena, dari ketinggian berada 1.310 MDPL dan cuaca sangat cocok untuk dijadikan kebun stroberi.

"Alhamdulillah, hasil pembangunan wisata kebun stroberi ini sudah dapat dikatakan berhasil. Buah stroberinya juga bagus. Banyak pengunjung yang puas dengan kebun ini," katanya.

Bujang salah seorang pengunjung mengaku cukup puas dengan destinasi wisata yang dikelola pihak desa. Apalagi kebun stroberi merupakan destinasi wisata alternatif setelah dampak ditutupnya wisata di Kerinci. 

"Memang banyak masyarakat mencari alternatif destinasi wisata. Salah satunya Wisata Alam Taman Stroberi Telun Berasap ini. Semoga saja usai Pandemi akan kembali normal," harapnya.

Sementara itu salah seorang tokoh masyarakat Kerinci dan Sungaipenuh Devanand Munir mengaku disaat akhir pekan inilah kesempatan membawa keluarga untuk lihat taman stroberi. Dirinya melihat apa yang dibuat oleh BUMDes Telun Berasap adalah hal yang sangat bagus. Memanfaatkan lahan desa untuk dijadikan pemasukan bagi desa.

"Semoga saja ada penambahan lainnya bunga dan fasilitas untuk anak-anak. Namun taman stroberi ini adalah tempat edukasi bagi anak-anak kita, dengan mengetahui manfaat dan indahnya ciptaan tuhan," pungkasnya.

Mengunjungi kebun ini, sangat cocok membawa anak-anak. Di sana mereka bisa belajar tentang tanaman stroberi dan cara memetik buahnya yang benar. Fasilitas di kebun stroberi tergolong lengkap. Di antaranya, ada dua gazebo besar yang bisa menjadi tempat istirahat sambil menikmati keindahan alam sekitar kebun. 

Karena ketinggian kebun ini juga menyajikan pemandangan alam yang cukup menarik.

Selain itu, kebun stroberi ini sudah lengkap dengan fasilitas toilet. Ditambah diseberang kebun juga tersedia toko yang menyediakan makanan dan minuman. Bahkan juga disediakan warung gorengan khas jagung goreng Telun Berasap. Menambah kenikmatan sambil memandang kebun dengan latar belakang Gunung Kerinci.  (Ari)