Di Sarolangun, Bupati Sebut Belum Bisa Naikkan Anggaran P2DK
Salah satu program unggulan Pemkab Sarolangun, Program Percepatan Pembangunan Desa dan Kelurahan (P2DK) kedepan diarahkan untuk melakukan pengembangan ciri khas desa dalam rangka memajukan ekonomi kerakyatan
BRITO.ID, BERITA SAROLANGUN - Salah satu program unggulan Pemkab Sarolangun, Program Percepatan Pembangunan Desa dan Kelurahan (P2DK) kedepan diarahkan untuk melakukan pengembangan ciri khas desa dalam rangka memajukan ekonomi kerakyatan.
"Di bidang ekonomi kerakyatan kita fokus juga, P2DK merupakan salah satu program unggulan Sarolangun, yang harus kita dorong. Ke depan lebih fokus lagi terhadap unggulan desa," kata Cek Endra(29/03/2020).
Kata Cek Endra bahwa pengembangan unggulan desa tersebut dilakukan oleh para Kepala Desa dan Lurah, sesuai dengan ciri khas desa yang ada.
Seperti pengembangan pariwisata, jasa kuliner, ataupun di sektor peternakan, perikanan ataupun perkebunan, sesuai dengan potensi desa yang ada.
"Saya harap P2DK dapat meningkatkan ekonomi desa dengan spesifikasi yang spesifik, yaitu ciri khas desa yang dikembangkan, silahkan sesuai dengan potensi desa," katanya.
Ketika ditanya, apakah dana P2DK kedepan akan bertambah menjadi Rp 300 juta Per desa dan kelurahan? Kata Bupati, bahwa dengan kondisi keuangan saat ini katanya kenaikan besaran dana P2DK tersebut sepertinya belum bisa dilakukan.
"Kita lihat kemampuan keuangan kita, yang penting visi dan misi kita dengan anggaran yang ada saat ini bisa diwujudkan. Kita akan lihat, karena kondisi negara saat ini saya lihat anggaran masih susah, harga komoditas semua turun, pajak turun, harga minyak turun dan saya menduga 2021 anggaran kita juga bisa turun, kalau bertambah agak berat," katanya
Penulis: Arfandi S
