Evi Frimawaty: Desa Dataran Kempas Jambi Raih Penghargaan dari KLHK

Evi Frimawaty: Desa Dataran Kempas Jambi Raih Penghargaan dari KLHK
Menteri KLHK Siti Nurbaya saat menyerahkan penghargaan lokasi ProKlim. (Sai/brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Desa Dataran Kempas mewakili Provinsi Jambi mendapat penghargaan Nasional dengan meraih Tropy sebagai Lokasi Pro Klim Utama tahun 2019 yang diserahkan langsung Menteri KLHK RI Dr Ir Siti Nubaya, M.Sc pada acara Festival Iklim 2019 di Auditorium Manggala Wanabakti Jakarta, Rabu (2/10).

"Terdapat 46 lokasi Proklim di Provinsi Jambi telah teregister pada Sistem Registri Nasional (SRN). 15 lokasi meraih sertifikat penghargaan dan 1 lokasi mendapat tropy dan sertifikat penghargaan Proklim Utama," kata Kepala DLH Provinsi Jambi  Frimawaty.

Penanganan perubahan iklim merupakan upaya kolektif kita bersama, bukan semata melalui proses negosiasi antara negara maju dan negara berkembang di tingkat internasional. Selain itu, yang lebih penting adalah menerapkan pengendalian perubahan iklim menjadi aksi nyata hingga ke tingkat tapak.

Salah satu upaya KLHK mendorong partisipasi aktif masyarakat dan pihak terkait dalam adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yaitu melalui Program Kampung Iklim (ProKlim). 

Penghargaan Proklim ini dianugerahkan kepada daerah yang mampu menerapkan kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan kapasitas adaptasi masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim, serta berkontribusi terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca.

"Kami bersama Pemerintah Daerah melalui DLH Kabupaten/Kota beserta dunia usaha akan berkolaborasi meningkatkan fungsi pembinaan dan pendampingan langsung kepada pelaksana ProKlim,” terang Kepala DLH Provinsi Jambi Evi Frimawaty.

Ia juga memberikan ucapan terima kasih pada perusahaan yg telah berkolaborasi membina Proklim seperti PT WKS.

"Kita harapkan  partisipasi perusahaan lainya dalam memajukan Desa di sekitaran tempat mereka berdiri," pungkas Evi Frimawaty. 

Tempat terpisah Chief Of Sustainability Officer APP Sinar Mas Elim Sritaba saat di konfirmasi mengatakan jika Program DMPA merupakan upaya pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi dengan pelestarian lingkungan dan juga sebagai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

“Program ini juga bertujuan untuk mengedukasi dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di sekitar area konsesi, sehingga mereka bisa mencapai kesejahteraan secara sosial dan ekonomi melalui praktik yang memperhatikan keberlanjutan lingkungan," terang Elim Sritaba. (say)