Filipina Mau Contoh RI, Denny Siregar Sindir AHY: Anak Manja Kok Sok Ngatur Negara, Disuruh Mandiri Aja Susah

Denny Siregar menyindir kembali Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terkait Filipina yang akan 'meniru' kebijakan Indonesia dalam hal penanganan Covid-19. Denny Siregar pegiat media sosial ini mengatakan demikian setelah melihat pemberitaan media daring dengan judul 'Akui Lockdown Tak Efektif, FIlipina Akan 'Meniru' Kebijakan Indonesia.' "Eh ternyata ada yang niru langkah Indonesia nih @AgusYudhoyono. Itu anaknya gak bikin surat dalam bahasa Inggris lagi, kalau ternyata keputusan @jokowi diikuti negara lain?," tulis Denny dari Twitter @Dennysiregar7 yang dikutip pada Rabu (8/9/2021).

Filipina Mau Contoh RI, Denny Siregar Sindir AHY: Anak Manja Kok Sok Ngatur Negara, Disuruh Mandiri Aja Susah
AHY (ist)

BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Denny Siregar menyindir kembali Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terkait Filipina yang akan 'meniru' kebijakan Indonesia dalam hal penanganan Covid-19.

Denny Siregar pegiat media sosial ini mengatakan demikian setelah melihat pemberitaan media daring dengan judul 'Akui Lockdown Tak Efektif, FIlipina Akan 'Meniru' Kebijakan Indonesia.'

"Eh ternyata ada yang niru langkah Indonesia nih @AgusYudhoyono. Itu anaknya gak bikin surat dalam bahasa Inggris lagi, kalau ternyata keputusan @jokowi diikuti negara lain?," tulis Denny dari Twitter @Dennysiregar7 yang dikutip pada Rabu (8/9/2021).

Sindiran ini dituliskan karena Almira Tunggadewi Yudhoyono putri AHY meminta Presiden Jokowi segera menerapkan kebijakan Lockdown.

Hal itu terungkap dari surat terbuka Almira Tunggadewi Yudhoyono untuk Jokowi dalam bahas inggris.

Kata Denny Siregar, kalau dulu mengikuti anjuran AHY maka Indonesia bisa terjun ke jurang resesi.

"Kalau dulu nurutin saran @AgusYudhoyono dan orang-orang @PartaiDemokrat yang teriak-teriak, "Lockdown, lockdown!" sampai mulut mereka berbusa, Indonesia bisa terjun ke jurang resesi sekarang. Anak manja kok sok ngatur-ngatur negara. Disuruh mandiri aja susah," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Filipina akan mencabut perintah tinggal di rumah di ibu kota Manila pada minggu ini karena uji coba granular lockdowns (penguncian granular), dalam upaya untuk mengendalikan kasus COVID-19 dan menghidupkan kembali ekonomi.

Kata seorang pejabat pada Senin, 6 September 2021, Filipina juga melaporkan 22.415 kasus COVID-19 yang merupakan rekor tertinggi baru dalam infeksi harian. 

Sumber: WartaEkonomi.co.id
Editor: Ari