Insentif Nakes RSUD Mattaher Macet, Al Haris Marah Besar
Mendapat laporan bahwa ada tenaga kesehatan yang mogok kerja di rapat paripurna DPRD Provinsi Jambi. Gubernur Jambi H. Al Haris didampingi Wakil Gubenur Jambi H. Abdullah Sani beserta Wakil Ketua DPRD Pinto Jaya Abidin, Rocky Candra dan Burhanudin Mahir jalan kaki menuju RSUD Rd. Mataher, Jum’at (13/08/2021).
BRITO. ID, BERITA JAMBI - Mendapat laporan bahwa ada tenaga kesehatan yang mogok kerja di rapat paripurna DPRD Provinsi Jambi. Gubernur Jambi H. Al Haris didampingi Wakil Gubenur Jambi H. Abdullah Sani beserta Wakil Ketua DPRD Pinto Jaya Abidin, Rocky Candra dan Burhanudin Mahir jalan kaki menuju RSUD Rd. Mataher, Jum’at (13/08/2021).
Dengan langkah cepat, Al Haris beserta rombongan menuju RSUD Raden Mattaher untuk mengetahui apa yang terjadi terhadap tenaga kerja yang berjuang melawan virus COVID-19 di rumah sakit plat merah tersebut.
“Saya ingin mengetahui apa permasalahan yang dihadapi oleh tenaga kesehatan kita yang berada di RSUD Raden Mattaher," ujar Al Haris saat berjalan kaki kepada awak media.
Al Haris langsung menggelar rapat dadakan di tempat ruang tunggu poli dengan Dirut RSUD Raden Mattaher dan Kepala Bakeuda Provinsi Jambi.
Dalam rapat tersebut Al Haris dengan tegas mengatakan bahwa, untuk pelayanan jangan main main.
"Kalau mereka mogok mati semua kita. Mana virus covid lagi meningkat," kata Al Haris.
Selanjutnya Al Haris meminta kepada Direktur RSUD Raden Mattaher, bahwa insentif Nakes harus cair senin ini.
"Tidak ada alasan lagi pokoknya. Kalau lama lama saya pecat kalian," tegas Al Haris. (adv/red)
