Jelang Hari Raya Id, Pemuda di Bungo-Jambi Ini Akhiri Hidupnya Gantung Diri

Entah apa penyebabnya M Daud yang biasa disapa Kulub ini mengakhiri hidupnya. Pemuda berusia 23 tahun ini ditemukan tergantung di teras rumah Jangcik Rt. 004/002 Kel. Manggis Kec. Bathin III Kab. Bungo, Rabu (20/5) sekitar pukul 03.30 WIB.

Jelang Hari Raya Id, Pemuda di Bungo-Jambi Ini Akhiri Hidupnya Gantung Diri
Para saksi saat dimintai keterangan (ist/brito.id)

BRITO.ID, BERITA BUNGO - Entah apa penyebabnya M Daud yang biasa disapa Kulub ini mengakhiri hidupnya. Pemuda berusia 23 tahun ini ditemukan tergantung di teras rumah Jangcik Rt. 004/002 Kel. Manggis Kec. Bathin III Kabupaten Bungo-Jambi, Rabu (20/5) sekitar pukul 03.30 WIB.

Informasi yang dihimpun peristiwa ini diketahui Fikriansyah dan Hendri saat saksi ini mau pulang ke rumah. Ketika keduanya melintas di depan rumah Jangcik terlihat korban sudah dalam kondisi tergantung di depan teras rumah Jangcik.

Belum diketahui jelas motif pelaku mengkhiri hidupnya, namun penjelasan dari beberapa saksi sekitar pukul 02.00 WIB korban datang ke tempat tongkrongan dan berjumpa Anggi, Agus, Sandi Otok, Sandiansyah, dan Manto serta Fikri.

Kapolres Bungo AKBP Trisaksono Puspo Aji melalui Paur Humas Iptu M Nur menjelaskan korban menghampiri semuanya dan bercerita bahwa korban tidak berani pulang ke rumah lantaran motornya dipinjam teman lain dan tidak dikembalikan. Kemudian korban juga menitip sebuah tas . "Bawa Tas nih balik, tas nih talinya putus," kata korban seperti ditirukan saksi.

Saksi Sandi mau mengajaknya pulang, namun tidak mau, dan Sandi sudah pulang duluan. Kemudian korban tiga kali mondar mandir di depan rumah orang. Saksi pun mengatakan jangan berbaring disitu karena kotor tetapi korban tetap berbaring sekitar 30 menit.

Tak lama kemudian korban terbangun dan mengatakan akan tidur di depan rumah Jangcik. Para saksi hanya terdiam saat korban tidur di depan rumah itu.

"Saat mau pulang saksi melihat korban sudah dalam tergantung di kayu penyanggah atap teras rumah lalu saksi kemudian memanggil teman-temannya, melihat kejadian kemudian teman korban memanggil ibunya Sohar dan Ketua RW.
Setelah ditempat kejadian kemudian ibu korban adik korban Hamdani, Anggi dan Bobiansyah menurunkan korban dari gantungan," terangnya.

"Motifnya belum diketahui," tambahnya.

"Pada saat korban tergantung pada bagian mulut mengeluarkan buih. Posisi leher terikat potongan tali tas warna hitam diduga milik korban. Pada bagian celana basah. Posisi kaki korban tidak menyentuh lantai berjarak 5 cm darj lantai. Korban di bawa ke RS untuk dilakukan visum," katanya. (red)