Jokowi: 100 Tahun Hizbul Wathan Penuh Energi Majukan Bangsa

Jokowi: 100 Tahun Hizbul Wathan Penuh Energi Majukan Bangsa

BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Presiden Joko Widodo meyakini Hizbul Wathan Muhammadiyah yang sudah memasuki usia 100 tahun, usia satu abad, memiliki semangat penuh energi untuk kemajuan bangsa.

"Usia (100 tahun) yang tidak lagi muda, saya yakin semangatnya Hizbul Wathan penuh dengan energi, penuh semangat generasi muda, penuh semangat berkemajuan," kata Jokowi saat menjadi inspektur upacara apel Akbar Milad Satu Abad Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (21/12).

Kepala Negara mengatakan usai yang satu abad ini justru peran-peran Hizbul Wathan semakin dibutuhkan oleh bangsa Indonesia karena bangsa ini sekarang sedang hijrah.

"Hijrah dari pesimisme ke optimisme, hijrah dari individualisme menuju kolaborasi/kerja sama, hijrah dari yang sering marah-marah menuju kesabaran, hijrah dari keterbelakangan menuju sebuah bangsa yang berkemajuan," kata Jokowi.

Untuk menjadi negara maju, kata Jokowi, kunci penting dari semuanya adalah pembangunan sumber daya manusia.

"Kita membutuhkan SDM yang unggul, SDM yang menguasai ilmu pengetahuan, yang menguasai teknologi, menguasai ilmu agama, yang memiliki inovasi dan kreativitas, yang gigih, yang tangguh dan yang memiliki sikap akhlakul karimah," kata Presiden.

Jokowi juga mengatakan semua hal itu tidak bisa didapatkan hanya di ruang kelas tapi juga memerlukan bimbingan gerakan kepanduan seperti Hizbul Wathan ini.

Jokowi juga yakin Hizbul Wathan yang didirikan oleh ide yang luar biasa dari KH Ahmad Dahlan serta tokoh-tokoh besar lainnya, seperti Panglima Jenderal Sudirman, Ki Bagoes Hadikusumo, KH Abdul Kahar Muzakir, Kasman Singodimejo, Adam Malik, akan melahirkan tokoh-tokoh dan panutan baru.

"Saya yakin Hizbul Wathan melahirkan tokoh-tokoh baru, panutan-panutan baru, anak-anak terbaik bagi bangsa ini," katanya.

Presiden juga yakin akan potensi anak muda Indonesia sungguh luar biasa, termasuk bimbingan yang dilakukan oleh Muhammadiyah, yang harus digali, terus diasah, terus dibangkitkan untuk mewujudkan kemajuan bangsa.

Saat hadir di apel Akbar Milad Satu Abad Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan, Presiden didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian. Apel Akbar ini diikuti sekitar 8.000 lebih peserta Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan dari seluruh Indonesia. (RED)