Jokowi Curhat Lagi ke Pedagang Nasi Uduk

Jokowi Curhat Lagi ke Pedagang Nasi Uduk

BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Saat meninjau Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang dibina oleh Permodalan Nasional Madani (PNM), Presiden Joko Widodo mendatangi salah satu nasabah yang berjualan nasi uduk di Jakarta Barat.

Presiden tiba di Lapangan Bola Persima, Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Rabu (9/1), sekitar pukul 10.35 WIB.

Kepala Negara melakukan kunjungan di tempat itu usai hujan deras mengguyur Jakarta sehingga kondisi lapangan becek.

Dalam arahannya, Presiden mengatakan dirinya telah melihat Program Mekaar di Bogor dan sempat berdiskusi dengan masyarakat mengenai kemampuan mengangsur modal.

"Yang kami harapkan betul-betul bisa menaikkan usaha ibu-ibu semua. Jangan sudah dibantu Rp2 juta, Rp3 juta, usahanya tetap saja," kata Presiden dalam sambutannya.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu berharap kepada sejumlah ibu-ibu nasabah Mekaar dapat mengembangkan usaha.

Dia menambahkan pemerintah akan terus memeriksa perkembangan usaha nasabah Mekaar.

"Kami ingin ini jadi usaha mikro yang meningkat lebih atas lagi," ujar Presiden.

Sementara itu, penjual nasi uduk bernama Sutinah mengaku mendapat modal usaha dari Program Mekaar sebesar Rp2juta.

"Jadi yang mendapat 'kan' per kelompok, dapatlah buat modal 'muter' (usaha)," ujar Presiden.

Sutinah berjualan nasi uduk menggunakan meja di sisi jalan dan beratap terpal biru.

Beberapa lauk pelengkap nasi uduk seperti bihun goreng, potongan telur dadar, timun dan bawang goreng menghiasi meja dagangannya.

Dia menambahkan keuntungan dari berjualan nasi uduk yang bisa didapatnya per hari rata-rata Rp100 ribu.

Sutinah mengaku saat berdiskusi dengan Presiden menyebut modal untuk usahanya masih kurang.

Dia menjelaskan Presiden meresponsnya bahwa nanti program dapat berlanjut.

Menurut keterangan dalam laman www.PNM.co.id Mekaar adalah program layanan yang dibentuk pada 2015 bagi wanita pra-sejahtera yang tidak memiliki modal untuk membuka usaha maupun modal untuk pengembangan usaha.

Pemberian modal melalui Mekaar diberikan berbasis kelompok wanita pra-sejahtera untuk membuka maupun mengembangkan usaha.

Tujuan dari program itu adalah membantu wanita pra-sejahtera untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.(red)