Kabut Asap Kepung Jambi, Heri Kusnadi Desak Wo Haris Bertindak Cepat: Jangan Biarkan Rakyat Jadi Korban!
BRITO.ID, BERITA JAMBI - Persoalan kabut asap yang mengancam kualitas udara dan kesehatan masyarakat di Provinsi Jambi menjadi perhatian serius. Tokoh muda Jambi, Heri Kusnadi, menegaskan agar pemerintah Jambi yang dipimpin Gubernur Jambi Al Haris alias Wo Haris segera mengambil langkah konkret, cepat, dan terukur untuk mengatasi persoalan tersebut sebelum dampaknya semakin meluas.
Menurut Heri Kusnadi, penanganan kabut asap tidak boleh hanya berfokus pada pemadaman kebakaran saja, tetapi juga harus menyentuh upaya pencegahan, pengawasan, serta penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan secara ilegal.
“Pemerintah harus bergerak cepat dan mengambil langkah terbaik. Kesehatan masyarakat, keselamatan lingkungan, serta aktivitas ekonomi warga harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai masyarakat terus menanggung dampak kabut asap tanpa penanganan yang maksimal,” tegas Heri Kusnadi.
Ia menilai, koordinasi lintas sektor sangat diperlukan untuk memastikan penanganan berjalan efektif. Pemerintah daerah, BPBD, dinas lingkungan hidup, aparat penegak hukum, serta instansi terkait perlu bekerja secara terpadu dalam memantau titik api, melakukan pemadaman, dan mencegah munculnya kebakaran baru.
Selain itu, Heri juga mendorong pemerintah agar menyampaikan informasi kualitas udara secara terbuka kepada masyarakat. Informasi tersebut penting sebagai dasar bagi warga untuk mengambil langkah perlindungan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan masyarakat yang rentan terhadap gangguan pernapasan.
Ia turut mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api di lingkungan sekitar. Menurutnya, partisipasi masyarakat merupakan bagian penting dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan.
“Masalah kabut asap bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama. Namun, pemerintah harus hadir sebagai penggerak utama, memastikan penanganan berjalan cepat, tepat sasaran, dan memberikan perlindungan nyata kepada masyarakat, Pemerintah harus buka No kontak aduan Masyarakat tentang lokasi titik api, agar bisa dilakukan pencegahan dini” ujarnya.
Heri berharap, langkah penanganan kabut asap di Jambi dapat dilakukan secara serius dan berkelanjutan, bukan hanya ketika kondisi memburuk. Upaya pencegahan harus diperkuat agar persoalan serupa tidak terus berulang setiap musim kemarau.
Ia menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan tindakan nyata, transparansi informasi, serta komitmen bersama untuk menjaga lingkungan dan menjamin kualitas hidup warga Jambi. (*)

Ari W