Kajari Minta Warga Sarolangun Dukung Investasi Pabrik Semen Baturaja

Kajari Minta Warga Sarolangun Dukung Investasi Pabrik Semen Baturaja
Kajari Sarolangun Ikhwanul Hakim (Arfandi/brito.id)

BRITO.ID, BERITA SAROLANGUN - Kepala Kejaksaan Negeri Sarolangun Ikhwan Nul Hakim, SH meminta agar seluruh lapisan masyarakat Sarolangun mendukung rencana investasi yang akan dilakukan pabrik Semen Baturaja. 

"Sarolangun ini adalah Kabupaten yang memiliki SDA yang sangat luar biasa. Dan perlu dukungan seluruh masyarakat, Insya Allah tahun depan telah dimulai pelaksanaan. Hari ini mulai pembahasannya, adanya rencana PT Semen Baturaja mengembangkan usahanya di Sarolangun," kata Kajari yang juga akan melakukan pengawasan investasi ini, Senin (29/07/2019).

Kata Ikhwan, memang masyarakat harus benar-benar membuka diri dengan menerima investasi ini. Dari segi dampaknya akan langsung bisa dirasakan masyarakat jika memang pabrik semen tersebut dapat terealisasi. 

Misalnya dampak secara ekonomi. Masyarakat akan bisa mengembangkan sektor industri, penyerapan tenaga kerja, warung kopi, kewirausahaan, kos-kosan hingga koperasi. 

"Saya punya harapan besar terhadap masyarakat Sarolangun benar-benar terbuka menerima investasi ini karena dampak ekonomi yang ditimbulkan suatu industri, diantara penyerapan tenaga kerja  tentu sangat besar," katanya. 

"Kedua efek ekonomi, misal kalau karyawan 3.000 orang, buka cukur rambut saja, tidak mungkin dalam satu bulan mereka tidak cukur, kemudian warung kopi, rumah kos. Hasil produksi, kita dirikan koperasi yang berkaitan dengan itu untuk pengangkutannya. Jadi banyak sekali dampak ekonominya," kata dia menjelaskan. 

Ia berharap pembangunan pabrik Semen Baturaja di Sarolangun ini tidak terjadi seperti pembangunan gardu induk Sarolangun yang mangkrak sampai 11 tahun, yang hanya berkutat dalam persoalan soal ganti rugi lahan masyarakat. 

"Saya berharap jangan seperti PLN diwaktu mau bikin tower mangkrak selama 8 tahun dan gardu induk Sarolangun yang mangkrak 11 tahun, Alhamdulillah dimasa saya disini, saya sebagai pelaku utama boleh dikatakan demikian untuk penyelesaiannya," katanya. 

"Saya datangi masyarakat yang tidak mau ganti rugi. Akhirnya menerima ganti rugi dan alhamdulillah kita merasakan sekarang pemadaman bergilir tidak ada lagi, kemudian arus rendah tidak ada lagi. Itu baru 1/3 yang berfungsi, nanti kalau interkoneksinya sudah pas baru 100 persen berfungsi, "kata dia menceritakan perjuangan ya dalam mewujudkan Gardu Induk Sarolangun bisa beroperasi yang diresmikan langsung Menteri ESDM Igansius Jonan beberapa bulan lalu. 

Kemudian ia juga menjelaskan investasi pabrik Semen Baturaja ini akan sangat lama, karena direncanakan juga akan membangun pabrik Semen Sarolangun 1 dan pabrik Semen Sarolangun 2.

"Karena kandungan batu kapur sangat luar biasa di Sarolangun ini. Dan perlu diketahui batu kapur ini hanya bisa diolah di daerah setempat, karena tidak ada gunanya batu kapur kalau tidak diolah," katanya. (RED)

Reporter : Arfandi S