Kebanyakan Duit! Asiang Ngaku Selalu Simpan Miliaran Rupiah dalam Kardus di Ruang Tamu

Kebanyakan Duit! Asiang Ngaku Selalu Simpan Miliaran Rupiah dalam Kardus di Ruang Tamu
Asiang saat dicecar Hakim Tipikor saat sidang lanjutan. (Hendro/brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Sidang kasus suap Pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018, dengan terdakwa Joe Fandi Yoesman alias Asiang kembali berlanjut. Seperti biasa sidang berlangsung di Pengadilan Negeri Tipikor Jambi, Selasa (19/11). Sidang kali ini mengagendakan pemeriksaan terdakwa. 

Dihadapan hakim yang dipimpim Hakim Viktor Togi, terdakwa Asiang mengungkapkan awal mula adanya permintaan uang ketok palu. 

"Jadi awalnya pak saya itu ketemu dengan Arpan Plt Kadis PU, beliau mau minjam uang. Beliau minjam uang sebesar Rp5 Miliar. Saya kaget karena jumlahnya besar sekali," ungkapnya.

Kemudian dia bertemu dengan Asrul, selaku orang dekat Zumi Zola di pesawat saat hendak terbang ke Jakarta. 

"Saya bertemu dengan Asrul di pesawat. Disitu sempat mengobrol juga soal tawaran proyek. Bapak mau ga? Kata Asrul," jelas Asiang.

Saat ditanya hakim terkait asal uang yang ia miliki, Asiang mengaku dari pekerjaannya sebagai kontraktor jalan, dan kebun. "Uang saya dari pekerjaan saya kontraktor jalan yang mulia. Saya juga ada kebun," ujarnya.

Asiang menjelaskan, bahwa uang-uang miliknya sudah terbiasa disimpan ruang tamu di rumahnya. Tak semua disimpan di bank. 

"Saya simpan uang diruang tamu yang mulia. Didalam kardus-kardus ada 7 miliar dan 7 kardus diruang tamu. Memang dari dulu disitu. Kalau ada orang datang kardus itu memang disitu. Sampai sekarang saja uang saya masih saya simpan di kardus ruang tamu," ungkapnya disusul gelak tawa pengunjung sidang. (*)

Kontributor : Hendro
Editor : Ari W