Kemarau Panjang, Sumur Warga Banyak Mengering: Sirih Sekapur Perkembangan Usulkan Sumur Bor Tiap RT
BRITO.ID, BERITA BUNGO — Musim kemarau berkepanjangan mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat di Dusun Sirih Sekapur Perkembangan, Kecamatan Jujuhan. Sejumlah sumur warga dilaporkan mulai mengering sehingga kebutuhan akan sumber air bersih menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan dusun.
Persoalan tersebut disampaikan masyarakat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Dusun (Musrenbangdus) yang digelar Rabu (9/9/2026) di Gedung Serbaguna Dusun Sirih Sekapur Perkembangan, Kecamatan Jujuhan.
Dalam Musrenbangdus untuk penyusunan RKP Tahun 2027 dan DU-RKP Tahun 2028 tersebut, salah satu usulan utama masyarakat adalah pembangunan sumur bor di setiap RT.
Sekretaris Dusun Sirih Sekapur Perkembangan menyampaikan bahwa kebutuhan sumber air bersih saat ini menjadi salah satu persoalan yang cukup mendesak bagi masyarakat.
“Betul, warga kami di Sirih Sekapur Perkembangan saat ini sangat membutuhkan sumber air bersih. Dalam Musrenbangdus tahun 2026 ini, kami mengusulkan pembangunan sumur bor di setiap RT yang ada di dusun,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi geografis Dusun Sirih Sekapur Perkembangan yang cukup jauh dari aliran sungai turut membuat masyarakat bergantung pada sumur sebagai sumber air bersih.
“Karena Sirih Sekapur Perkembangan jauh dari aliran sungai. Selain sumur bor, usulan drainase dan kebutuhan pembangunan lainnya juga kami sampaikan kepada pemerintah melalui Musrenbangdus ini,” katanya.
Sementara itu, Ruslan, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kecamatan Jujuhan. yang mewakili Camat Jujuhan, mengatakan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan untuk dibawa ke tahapan Musrenbang Kecamatan.
“Apa yang menjadi usulan masyarakat dalam Musrenbangdus ini akan kami bawa ke Musrenbang Kecamatan. Termasuk persoalan banyaknya sumur warga yang kering, akan kami usulkan kepada Pemerintah Kabupaten Bungo agar dapat diberikan bantuan terkait sumber air bersih,” ujar Ruslan.
Ia berharap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih, dapat menjadi perhatian pemerintah sehingga masyarakat tidak kesulitan mendapatkan air selama musim kemarau.
Selain persoalan air bersih, Ruslan juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca yang kering.
“Kami berharap masyarakat selalu menjaga kesehatan. Jika keluar rumah, gunakan masker, dan jangan melakukan pembakaran lahan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla),” pungkasnya. (azh)

Ari W