Jangan Ragukan! Mashuri: Yang Dibangun Pak ZA Dulu Kami Lanjutkan

Bakal calon bupati Bungo, H Mashuri (Hamas) menyampaikan kekagumannya atas apa yang telah dibangun oleh Zulfikar Achmad (ZA) pada masa dirinya menjadi bupati Bungo dua periode.

Jangan Ragukan! Mashuri: Yang Dibangun Pak ZA Dulu Kami Lanjutkan
Hamas-Apri saat berikan orasi. (Dok)

BRITO.ID, BERITA BUNGO - Bakal calon bupati Bungo, H Mashuri (Hamas) menyampaikan kekagumannya atas apa yang telah dibangun oleh Zulfikar Achmad (ZA) pada masa dirinya menjadi bupati Bungo dua periode.

Sejumlah bangunan prestisius yang dibangun masa Bupati ZA, seperti Bandara Muara Bungo, gedung RSUD Bungo empat lantai, beberapa jembatan dan bangunan lainnya itu kini membuat Kabupaten Bungo dikenal oleh masyarakat luas dan menjadi sentral perekonomian kedua di Provinsi Jambi setelah Kota Jambi.

"Banyak yang bertanya apa yang dibangun oleh Mashuri selama jadi bupati. Kita melihatnya jangan sepotong-sepotong. Mari kita lihat secara utuh agar bisa menilainya lebih objektif," ungkap Mashuri.

"Orang tua kita pak Zulfikar Achmad dulu membangun Bandara Muara Bungo. Waktu itu panjang landasan pacunya 1.000 meter dan tentunya baru pesawat kecil yang bisa turun. Landasan itu sampai kini kita terus tambah sehingga kini pesawat berbadan besar bisa mendarat di Bandara Bungo," papar Mashuri dihadapan ratusan Tim Pemenangan Hamas-Apri tingkat Kecamatan, Senin (21/9/2020).

Kemudian, RSUD Hanafie Muara Bungo yang kini menjadi rumah sakit rujukan Jambi wilayah Barat. "Pak ZA dulu bangun rumah sakit kita empat lantai. Dan itu juga terus kita lanjutkan pembangunan gedung yang baru, ada yang lantai satu, dua lantai sampai yang tiga lantai sampai kini terus kita bangun," ungkapnya.

Demikian juga dengan bangunan lainnya yang bersumber dari APBN. Apapun bentuknya kata dia tidak bisa terpisahkan dengan peran serta Pemerintah Daerah.

"Ada yang berucap Jembatan Batang Bungo dan Batang Tebo serta Turap Tanjung Gedang yang kini sedang dibangun bukan hasil kerja Hamas-Apri. Perlu kita ketahui, tidak ada bangunan dari pusat itu sekonyong-konyong turun sendiri kalau tidak diperjuangkan oleh daerah," tandasnya.(*/red)