KPK Sambangi Dinas Pendidikan Bali, Ternyata Monitoring Soal Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambangi Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali guna melakukan monitoring atas implementasi pendidikan antikorupsi (PAK) di seluruh jenjang pendidikan di Bali, Kamis, (10/6)

KPK Sambangi Dinas Pendidikan Bali, Ternyata Monitoring Soal Ini
Monitoring Implementasi PAK oleh KPK di Disdik Bali. (ist/brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambangi Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali guna melakukan monitoring atas implementasi pendidikan antikorupsi (PAK) di seluruh jenjang pendidikan di Bali, Kamis, (10/6)

Direktur Jejaring Pendidikan KPK Aida Ratna Zulaikha menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan inisiasi pihaknya sebagai bentuk pemantauan atas wujud komitmen implementasi PAK di Bali. 

“Di level nasional pada Desember 2018 KPK, Kemendikbud, Kemenag, Kemenristekdikti, dan Kemendagri sudah sepakat PAK harus menjadi bagian dari pendidikan karakter yang diajarkan kepada seluruh siswa dan mahasiswa di level pendidikan dasar, menengah dan tinggi,” ujar Aida. 

Lebih lanjut Aida menjelaskan bahwa melalui kegiatan ini pihaknya ingin melihat tindak lanjut atas regulasi yang telah diterbitkan oleh pemerintah daerah di Bali. Aida juga menyampaikan apresiasi KPK kepada pemerintah Bali yang telah menerbitkan perda implementasi PAK baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota sebagai insersi mata pelajaran di sekolah maupun dalam kurikulum pendidikan aparatur sipil negara (ASN).

“Karenanya, dalam kesempatan kali ini kami mendorong Dinas Pendidikan ke depan untuk melakukan monitoring implementasi PAK pada satuan pendidikan melalui platform JAGA.ID, yang hari ini kita akan uji coba aplikasi tersebut,” kata Aida.

Tahapan ini, sebut Aida, merupakan kelanjutan dari proses implementasi PAK pada satuan pendidikan. Sekurangnya ada lima tahapan yang harus dilakukan setelah pemda menerbitkan regulasi, yaitu dengan menyusun rencana kerja, mengalokasikan anggaran, sosialisasi peningkatan kompetensi kepala sekolah dan tenaga pengajar, serta pendataan sekolah yang telah mengimplementasi PAK.

“Dan terakhir Dinas Pendidikan melakukan pemantauan serta evaluasi implementasinya,” tegas Aida.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali Ketut Sudarma mewakili Kepala Dinas terkait menyambut baik kedatangan KPK dan menyampaikan sambutan Kepala Dinas yang memberikan arahan kepada jajarannya agar mengikuti kegiatan dengan serius.

“Monitoring ini langkah yang sangat baik untuk mengetahui sejauh mana implementasi PAK secara sistem pada semua jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA dan SMK,” ujar Ketut Sudarma.

Pihaknya juga mendukung penuh implementasi PAK sebagai upaya pembentukan karakter bangsa.

“Sosialisasi ini juga sangat penting untuk siswa didik mulai dari pendidikan dasar karena pada usia dini adalah usia terbaik untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi,” ujarnya menutup sambutan. (Red)