Megawati Curhat Kenapa Rakyat Sumbar Belum Menyukai PDIP?

Megawati Soekarnoputri mengaku kesulitan menentukan calon kepala daerah yang akan diusung PDIP di Sumatera Barat (Sumbar). Ia juga mengaku heran karena rakyat Sumbar hingga kini belum menerima kehadiran PDIP.

Megawati Curhat Kenapa Rakyat Sumbar Belum Menyukai PDIP?
Ilustrasi Megawati Soekarnoputri (ist)

BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Megawati Soekarnoputri mengaku kesulitan menentukan calon kepala daerah yang akan diusung PDIP di Sumatera Barat (Sumbar). Ia juga mengaku heran karena rakyat Sumbar hingga kini belum menerima kehadiran PDIP.

Sumbar menurut dia jadi pekerjaan rumah PDIP agar dapat merangkul suara masyarakat setempat.

Selain itu Sumbar seakan menjadi momok pasangan yang diusung PDIP dan koalisinya dalam Pilpres 2019 saat itu, yakni Joko Widodo dan Maruf Amin.

Di Sumatera Barat keduanya kalah suara dengan pesaingnya Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

"Kalau saya melihat Sumatera Barat itu, saya pikir kenapa ya rakyat di Sumatera Barat itu sepertinya belum menyukai PDIP, meskipun sudah ada daerah yang mau ada DPC atau DPD," ujar Mega ketika memberikan pengarahan kepada pasangan calon Pilkada 2020, Rabu (2/9/2020).

Menurut dia, ini menyulitkan PDIP ketika menentukan calon kepala daerah di Sumbar. Padahal, kata Mega, banyak pahlawan nasional yang lahir dari Sumbar.

"Kalau untuk mencari pemimpin di daerah tersebut menurut saya masih akan agak sulit," kata dia.

"Padahal kalau kita ingat sejarah bangsa, banyak orang dari kalangan Sumbar yang menjadi nasionalis yang pada waktu itu kerja sama dengan Bung Karno (Soekarno), Bung Hatta (Moh Hatta).

Bung Hatta kan sebenarnya datang dari Sumbar," kata Mega.

Ia pun mengatakan kondisi ini menjadi pekerjaan rumah bagi seluruh kader PDIP.

Mega mengatakan, kader harus bekerja keras agar rakyat mempercayakan aspirasinya kepada PDIP.

"Hal-hal seperti ini sebenarnya adalah tugas kita untuk mempelajari mengapa ada daerah-daerah yang belum bisa atau belum mau, artinya rakyatnya bisa mempercayai alat perjuangan parpol yang namanya PDI Perjuangan," ucap dia.

Jokowi dan Maruf Amin Kalah Suara

Pasangan Jokowi-Maruf Amin tercatat unggul dalam perlehan suara di Pilpres 2019 atau memenangi suara di 21 wilayah.

Jokowi-Ma'ruf Amin unggul dari Prabowo-Sandiaga dengan selisih suara 16.957.123 atau 11 persen.

Meski unggul di 21 wilayah, Jokowi-Ma'ruf Amin kalah di 13 provinsi. Satu di antaranya yakni di Sumatera Barat.

Seperti diberitakan Tribunnews.com dalam artikel Rincian Perolehan Suara Jokowi vs Prabowo di 34 Provinsi dalam Hasil Pilpres 2019.

Di Tanah Minang, Jokowi-Maruf hanya memperoleh suara sebanyak 407.761.

Jumlahnya terpaut jauh dari Prabowo-Sandiaga.

Prabowo-Sandiaga memperoleh suara sebanyak 2.488.733.

Merasa Belum Disukai

Ketua Umum PDP Megawati Soekarnoputri mengaku kesulitan menentukan calon kepala daerah di Provinsi Sumatera Barat.

"Sumatera Barat itu sepertinya belum menyukai PDI Perjuangan, meski sudah ada beberapa daerah yang meminta."

"Katakan sudah ada DPC-nya, DPD-nya, tapi kalau untuk mencari pemimpin di daerah tersebut, menurut saya mengapa kok masih agak sulit," kata Megawati saat pengumuman calon kepala daerah secara virtual, Jalarta, Rabu (2/9/2020).

Menurut Megawati, jika melihat sejarah yang ada, banyak sekali orang Sumatera Barat menjadi nasionalis dan bekerja sama dengan Presiden pertama Indonesia Soekarno dan Bung Hatta yang berasal dari Sumbar.

"Hal-hal seperti ini sebenarnya adalah tugas kita untuk mempelajari mengapa ada daerah-daerah, yang artinya belum bisa atau belum mau mempercayai kepada alat perjuangan partai politik yang namanya PDIP," papar Megawati.

"Itulah salah satu bagian kerja keras kita.

Alhamdulilah sampai hari ini, PDI Perjuangan merupakan partai boleh dibilang menjadi partai utama pelopor dari partai lainnya," sambung Megawati.

Sebelumnya, PDIP mengumumkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur untuk Pilkada yang terlaksana pada 9 Desember 2020.

Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengatakan, rekomendasi untuk Pilkada di Sumatera Barat diberikan kepada Mulyani dan Ali Mukhni.

Setelah mengumumkan pasangan calon tersebut, Puan menyampaikan harapannya kepada Provinsi Sumatera Barat.

"Semoga Sumatera Barat menjadi provinsi yang memang mendukung negara Pancasila.

Bismillahirrahmanirrahim," ucap Puan.

Sumber: TribunBatam
Editor: Ari