Meski Dikritik, Brigjen Junior: Irjen Nana Itu Teman Satu Lichting, Sebagai Manusia Dia Teman, Secara Tindakan Tidak!

Sejumlah kalangan mengkritik dan menyesalkan langkah Brigjen TNI Junior Tumilaar menulis surat terbuka kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit. Seharusnya persoalan yang muncul dapat dibicarakan dan diselesaikan dengan kolega atau mitra kerja sesuai tingkatan di masing-masing daerah.

Meski Dikritik, Brigjen Junior: Irjen Nana Itu Teman Satu Lichting, Sebagai Manusia Dia Teman, Secara Tindakan Tidak!
Brigjen Junior Tumilaar (istimewa)

BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Sejumlah kalangan mengkritik dan menyesalkan langkah Brigjen TNI Junior Tumilaar menulis surat terbuka kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit. Seharusnya persoalan yang muncul dapat dibicarakan dan diselesaikan dengan kolega atau mitra kerja sesuai tingkatan di masing-masing daerah.

Junior ternyata punya alasan tersendiri terkait tindakannya tersebut. Sebagai Inspektur Kodam XIII Merdeka, dia mengaku telah berupaya meminta perhatian Forum Komunikasi Provinsi. Juga telah berkomunikasi dengan Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Nana Sudjana agar polisi bertindak profesional menangani kasus tersebut. Nana adalah temannya satu angkatan di Akabri, 1988.

"Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Nana itu teman saya, satu lichting. Sebagai manusia dia teman, secara tindakan tidak," tegas Junior Tumilaar, Senin (4/10/2021).


Sebelumnya dia juga telah berkomunikasi dengan Wakil Kepala Polda Sulut Brigjen Rudi Darmoko. Kata Junior, Rudi memberikan respons baik dan profesional. Tapi pada Juli 2021, lulusan terbaik Akpol 1993 itu dimutasi menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

Junior Tumilaar juga membawa isu sengketa lahan antara Ari Tahiru, dengan pengembang Citraland di Manado ke Forum Komunikasi Provinsi. Tapi upayanya tak diindahkan. Pada 18 Agustus hingga 20 September 2001, Ari Tahiru malah ditahan di Polres Manado. Pemilik lahan 3,2 hektare itu dituduh merusak pagar yang dibangun Citraland. Babinsa yang berupaya memberikan pembelaan kepada Ari Tahiru pun malah ikut dilaporkan dan diperiksa polisi. Brigjen Junior Tumilaar pun murka dan menulis surat terbuka kepada Kapolri.

"Saya tidak ada motif selain nurani saya terusik. Saya mencintai polisi sebagai institusi negara, kita semua butuh Polri seperti juga butuh TNI," kata Junior.

Sumber: detikcom
Editor: Ari