Meski Pandemik Covid-19, HIPMI Bungo Miliki Target Diklat Usahawan Muda

Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dan Kominfo RI menggelar webinar dengan tema manfaat program pemulihan ekonomi nasional bagi UMKM di Bungo, Senin (30/11) melalui aplikasi Zoom.

Meski Pandemik Covid-19, HIPMI Bungo Miliki Target Diklat Usahawan Muda
Anggota DPRD dan Ketua HIPMI Bungo Marwan Siregar. (Ari/brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dan Kominfo RI menggelar webinar dengan tema manfaat program pemulihan ekonomi nasional bagi UMKM di Bungo, Senin (30/11) melalui aplikasi Zoom.

Menghadirkan pemateri Kepala Dinas Kominfo Sandi Zainadi, MM dan Anggota DPRD Kabupaten Bungo Marwan Siregar dengan moderator Azdy Elfistoni dan KPCPEN Firmansyah.

Marwan Siregar menjelaskan saat ini UMKM non kuliner turun 30 persen penyerapan produknya dikarenakan membutuhkan tatap muka. Hal itu tidak dipungkirinya dengan kondisi Pandemik Covid-19 berpengaruh terhadap UMKM.

"Namun Pemerintah sudah memberikan solusi dengan berbagai paket stimulus termasuk tahap kedua. Lebih dari Rp10,3 triliun insentif fiskal yang disalurkan ke bidang pariwisata.

"Delapan paket kebijakan yang disiapkan dalam stimulus tahap kedua ini. Empat paket kebijakan berkaitan dengan prosedural ekspor dan impor. Dan sisanya akan berkaitan dengan kebijakan fiskal," katanya.

Dengan bantuan pemerintah pemulihan ekonomi nasional, seharusnya dapat meminimalisir dampak. Salah satunya dengan bantuan langsung atau hibah yang selalu diawasi.

"Hampir 9.000 pendaftaran UMKM di Kabupaten Bungo (Perindagkop). Yang sudah ter-SK sebanyak 1.700 UMKM, sedangkan terealisasi sebanyak 765 UMKM. Mereka sudah berhak mendapatkan bantuan Rp2,4 juta. Belum lagi ada pula bantuan dari BPJS," terang anggota DPRD Bungo ini.

Sebagai Ketua HIPMI Kabupaten Bungo Marwan juga memiliki target meningkatkan UMKM dengan diklat (pendidikan dan pelatihan) kepada usahawan dan calon pengusaha tanpa mengeluarkan modal besar. Terlebih saat ini UMKM diambang kelesuan.

"Mereka harus diubah mindset setelah siswa lulus SMA tidak mesti harus cari kerja, namun bagaimana mereka menjadi wirausaha. Jangan takut melangkah. Kita siapkan seminar atau diklat untuk melangkah menjadi pengusaha tanpa takut dengan jaringan maupun modal besar," paparnya. (Ari)