Dulu Legok Kampungnya Narkoba, Sekarang Produsen Batik Motif Ikan Bajubang

Jambi ternyata punya kelompok batik yang memiliki hak paten atas motif batik Ikan Bajubang

Dulu Legok Kampungnya Narkoba, Sekarang Produsen Batik Motif Ikan Bajubang
Ikan Bajubang. (istimewa)

BRITO.ID - APA kabar milenial Jambi? Semoga sehat dan jauh dari bayang-bayang mantan yaa he..he. Info keren datang dari salah satu daerah yang sudah tidak asing lagi bagi warga Jambi. Yap, Legok atau "kampung narkoba"-nya Jambi ternyata punya kelompok batik yang memiliki hak paten atas motif batik Ikan Bajubang loh. 

Selama ini julukan kampung narkoba seolah akrab dengan Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Jambi. Bukan tanpa sebab, julukan itu lahir di tengah masyarakat, lantaran banyak pengguna dan pengedar narkoba ditangkap di sana.

Baca Juga: Lima Kelebihan Kue Atun Artisnya Sarolangun Jambi, Nomor Tiga jadi Alasannya

Namun, dengan dukungan Dana CSR Pertamina EP Asset I Jambi Field, kelompok batik Serumpun Berlian yang sekarang beranggotakan 18 orang pun berkembang dengan baik dan telah memiliki hak paten atas motif batik Ikan Bajubang sejak pertengahan 2019.

Proses pembuatan batik motif ikan bajubang oleh Yuk Tina, Ketua Kelompok Batik Serumpun Berlian (foto: Rifky Romadhoni)

Kamu sendiri sudah pernah melihat ikan Bajubang secara langsung belum? Kalau penulis sih belum pernah, soalnya ikan ini memang mulai sulit ditemukan guys. Gara-gara maraknya perdagangan ikan hias yang bukan cuma di Jambi aja, tapi ikan ini juga sampai di-ekspor keluar negeri saking eksotis dan lucunya.

Ikan bajubang atau ikan botia merupakan ikan endemik Indonesia yang hanya dapat ditemukan di perairan Sungai Barito dan Sungai Batanghari, Provinsi Jambi. Tapi jangan khawatir, Pemerintah Jambi sudah bekerja sama dengan Balai Ikan Hias Depok untuk melakukan pemijahan dalam membudidayakan si ikan imut Bajubang.

Baca Juga: Berbahaya! Ini 4 Makanan yang Harus Dijauhi Perempuan Ketika Menstruasi

Hal ini juga lah yang menjadi alasan kelompok batik Serumpun Berlian menjadikan ikan bajubang sebagai motif batiknya.

"Kami ingin agar ikan ini tetap lestari karena sekarang dengan tingkat pencemaran yang semakin meningkat, populasi dan habitat ikan bajubang semakin menurun," ujar Masyithah Rasyid, seorang aktivis sekaligus pendamping lapangan kelompok Batik Serumpun Berlian saat dihubungi via WhatsApp

Diharapkan dengan motif ikan bajubang ini semakin menyadarkan masyarakat untuk lebih peduli terhadap eksistensi biota air yang unik dan mungil ini. Hasil akhir dari motif batik Ikan Bajubang ini juga keren kok, gak kalah sama motif dibalik teman yang tiba-tiba baik karena ada maunya...Ups ha..ha..ha..

Yuk mulai sekarang bangga pake motif batik yang ada di Jambi. Kamu juga bisa datang langsung ke Rumah Batik Serumpun Berlian di Kelurahan Legok untuk ngepo-in produknya. Kabarnya juga akan ada 4 motif baru di awal bulan Maret nanti dari kelompok batik Serumpun Berlian. Keren banget ya, milenials Jambi jangan mau kalah, setidaknya support dengan share artikel ini ke teman se-geng ya! manatau mau kompakan pake batik motif Ikan Bajubang.