Pembangunan Pabrik Semen di Bukitbulan Sarolangun Mandek, Ini Penjelasan Pemda

Rencana investasi besar PT Semen Baturaja dengan nilai investasi mencapai Rp 5 Triliun dengan luas lahan sekitar 600 Hektare memanfaatkan potensi kandungan semen di kawasan eks Marga Bukit Bulan, Kecamatan Limun, hingga saat ini belum ada kejelasan.

Pembangunan Pabrik Semen di Bukitbulan Sarolangun Mandek, Ini Penjelasan Pemda
Peletakan Batu Pertama di Pabrik Semen Sarolangun Beberapa Waktu lalu (ist)

BRITO.ID,BERITA SAROLANGUN- Rencana investasi besar PT Semen Baturaja dengan nilai investasi mencapai Rp 5 Triliun dengan luas lahan sekitar 600 Hektare memanfaatkan potensi kandungan semen di kawasan eks Marga Bukit Bulan, Kecamatan Limun, hingga saat ini belum ada kejelasan.

"Untuk perkembangan kegiatan mereka di lapangan saat ini kita juga tidak tahu, untuk kegiatan usaha segala macam saat ini di Jambi izinnya. Kalau hal ini belum diurus pasti belum tahu juga orang Provinsi,"ungkap Ahmad Nasri Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sarolangun.

Ahmad Nasri mengatakan,Soal belum ada kejelasan, bukannya tidak jelas hanya saja belum ada tindak lanjut dari yang sebelumnya, pasca keluarnya izin lokasi dan izin lingkungan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

"Sebab begini, kalau untuk perizinan-perizinan yang lain di Provinsi kita tidak tahu. Kita di Kabupaten hanya soal izin lokasi dan izin lingkungan, dan ini sudah selesai kita keluarkan,"katanya.

Dia mengatakan, mandeknya tindak lanjut dari rencana investasi tersebut kemungkinan besar dipengaruhi oleh situasi Covid-19 yang terjadi saat ini.

"Sekarang ini yang kami tahu orang tersebut tidak melakukan apapun untuk rencana investasi tersebut, intinya sejak saya menjadi Kepala Dinas per 1 November 2019 tidak ada lagi komunikasi," kata Ahmad Nasri.

Terkait situasi tersebut, salah satu Komisaris PT Semen Baturaja, Kiki Rizky Oktavian ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya dari komisaris sering memberikan saran terkait rencana tindak lanjut tersebut.

Ia mengatakan bahwa sebenarnya tidak punya wewenang untuk menjawabnya karena itu tentang operasional dan direksi yang punya hak jawab.

"Tapi secara garis besar bisa saya kasih informasi sedikit ya. Pertama Dewan Komisaris sering memberi saran kepada direksi untuk segera melakukan upaya-upaya terkait pembangunan Pabrik 3. Kedua di rencana jangka panjang perusahaan (RJPP) Semen Baturaja sangat konsen dengan rencana investasi tersebut," katanya.

Ia menyebut, dewan Komisaris awalnya berencana untuk memulai progres ini di akhir tahun 2020. Tetapi karena pandemi covid-19 ini memukul sektor usaha mau tidak mau pihaknya masih melihat kemampuan perusahaan di akhir tahun ini. 

"Tapi secara keyakinan kita akan tetap mempertahankan rencana investasi Semen Baturaja 3 di Sarolangun. 

Penulis: Arfandi S
Editor: Rhizki Okfiandi