Perangi Narkoba di Sarolangun, RSUD Sarolangun Bentuk Instalasi Narkoba

Perangi Narkoba di Sarolangun, RSUD Sarolangun Bentuk Instalasi Narkoba
Pelayanan RSUD Sarolangun (Arfandi S/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA SAROLANGUN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun terus berupaya memerangi peredaran Narkotika. Salah satu programnya adalah, mendirikan Panti Rehabilitasi bagi para pecandu atau ketergantungan Narkotika dan Zat Edektif lainnya.

RSUD DR Chatib Quzwain Kabupaten Sarolangun, juga mendirikan Instalasi Napza Rehabilitasi Ketergantungan narkotika di Kecamatan Batin VIII, tepatnya Exs Rest Area.

"Untuk kesiapan SDM di Instalasi Napza, kami mempunyai tenaga medis, paramedis, dan konselor yg sudah mendapatkan pelatihan dari rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) LIDO. Jadi kami yakin, didalam menangani pasien Instalasi Napza akan profesional, serta kita juga telah bekerja sama dengan dokter dari BNN Provinsi Jambi, dan dokter kejiwaan dari Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jambi," terang Direktur RSUD DR Chatib Quzwain Sarolangun dr Bambang Hermanto (18/2/2020).

Bambang Hermanto melanjutkan, untuk sarana dan prasarana, pihaknya akan terus berbenah untuk meningkatkan ke arah yang lebih baik.

Selain itu, pihaknya juga mendapat support dari Bupati Sarolangun yang selalu mendorong untuk benar-benar konsen tentang instalasi napza ini, sehingga akan lebih serius lagi di dalam mendukung Program Bupati ini.

Untuk itu, dr Bambang juga menghimbau kepada masyarakat, jika ada sanak keluarga yang sudah terlanjur terjerumus ke lingkaran narkoba, untuk mengantar ke instalasi NAPZA untuk di lakukan rehabilitasi.

"Ingat, Instalasi Napza tidak memungut Biaya apapun alias gratis, karna ini merupakan program Bupati Sarolangun, dan bentuk keseriusan beliau di dalam memerangi Narkoba di wilayah Hukum Sarolangun," pungkasnya.

Penulis: Arfandi S

Editor: Rhizki Okfiandi